Kepala Pasien Terbentur Tabung Oksigen Seberat 60 Kg yang Tersedot Mesin MRI hingga Tewas

- 25 Oktober 2021, 18:32 WIB
Ilustrasi pemeriksaan pasien menggunakan mesin Magnetic Resonance Imaging.
Ilustrasi pemeriksaan pasien menggunakan mesin Magnetic Resonance Imaging. /PEXELS/MART PRODUCTION

PIKIRAN RAKYAT - Seorang pasien pria berusia 60 tahun di Korea Selatan meninggal dunia setelah kepalanya terbentur tabung oksigen seberat 60 kilogram yang tersedot mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Insiden nahas itu terjadi pada Kamis lalu di Gimhae, Korea Selatan. Korban, yang identitasnya belum dipublikasikan, dibawa ke ruang MRI sebuah rumah sakit dalam kondisi kritis setelah mengalami kejang.

Inspektur polisi Choi Tae-yong mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki mengapai tabung oksigen bisa dibawa ke ruang MRI.

"Kami akan menyelidiki insiden itu secara menyeluruh untuk menentukan apakah ada kesalahan manusia (human error)," ujarnya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari SCMP pada Senin, 25 Oktober 2021.

Baca Juga: Patung Yesus Kristus Hangus Dibakar oleh Pria di Gereja Katolik Florida Amerika Serikat

Choi menjelaskan bahwa biasanya benda logam tidak boleh berada di sekitar mesin MRI karena gaya magnet yang kuat.

Siapa pun yang memasuki ruang MRI diharuskan meninggalkan benda logam magnetik di luar ruangan, termasuk kunci dan perhiasan, menurut pedoman keselamatan pemerintah Korea Selatan.

Ini karena medan magent pemidai MRI bisa mencapai 60.000 kali lebih kuat dari gaya magnet planet Bumi.

Baca Juga: Pria Tua di Korea Selatan Tewas Usai Terbentur Tabung Oksigen yang Tersedot Mesin MRI

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: SCMP


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X