Fakta Baru Tragedi Berdarah 1965 Diungkap Media Asing, Inggris Punya Peran Besar dalam Jatuhnya Soekarno

- 24 Oktober 2021, 16:45 WIB
The Guardian melaporkan bahwa Inggris berperan besar dalam tragedi G30S 1965 dalam pembantaian PKI dan turunnya Soekarno.
The Guardian melaporkan bahwa Inggris berperan besar dalam tragedi G30S 1965 dalam pembantaian PKI dan turunnya Soekarno. /

PIKIRAN RAKYAT - Media asing The Guardian mengungkap fakta baru terkait keterlibatan Inggris dalam tragedi berdarah 1965.

Kampanye propaganda yang diatur Inggris disebut memiliki peran penting dalam pembantaian PKI.

The Guardian menyebut ada 500.000 orang-3 juta orang yang terkait Partai Komunis Indonesia (PKI) antara tahun 1965-1966 dibantai.

Baca Juga: Megawati Ingin Sejarah 1965 Diluruskan, Ridwan Saidi Singgung Hanya Bung Karno yang Selalu Merehabilitasi PKI 

Dokumen Kementerian Luar Negeri Inggris baru-baru ini dibuka dan menunjukkan bahwa propaganda Inggris diam-diam menghasut anti-komunis kepada Indonesia.

Termasuk kepada jenderal-jenderal Angkatan Darat untuk melenyapkan PKI dan menjatuhkan Soekarno dari jabatan Presiden.

Kampanye pembunuhan massal yang tampaknya spontan, nampaknya telah diatur oleh tentara Indonesia kala itu.

Kemudian digambarkan oleh CIA, sebagai salah satu pembunuhan massal terburuk abad ini.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo 'Gaduh' Soal PKI Tiap 30 September, Lodewijk Freidrich: Coba Ada Isu Baru Gak? 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: The Guardian


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X