Myanmar Mengecam Langkah ASEAN Memblokir Pemimpin Junta dari KTT

- 23 Oktober 2021, 10:06 WIB
Pemerintah junta Myanmar menolak keputusan ASEAN yang mengecualikan pemimpin militer Min Aung Hlaing dari pertemuan KTT.
Pemerintah junta Myanmar menolak keputusan ASEAN yang mengecualikan pemimpin militer Min Aung Hlaing dari pertemuan KTT. /REUTERS/Willy Kurniawan

PIKIRAN RAKYAT- Pemerintah junta Myanmar pada Jumat, 22 Oktober 2021 mengatakan pihaknya menolak keputusan ASEAN yang hanya akan mengundang seorang tokoh non-politik negaranya pada pertemuan puncak KTT mendatang.

Dalam siaran pers, kementerian luar negeri junta militer, menuturkan bahwa kepala negara atau pemerintahan Myanmar menikmati hak yang sama dan penuh untuk berpartisipasi dalam pertemuan KTT ASEAN.

Diketahui, KTT itu akan diselenggarakan pada 26-28 Oktober, dan ASEAN telah memutuskan bahwa pemimpin militer Myanmar Min Aung Hlaing akan dikecualikan dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Tampung Curhat Guru Honorer Soal PPPK, Dede Yusuf Minta Sabar dan Saling Doakan

Sebagai gantinya, ASEAN mengatakan Myanmar akan diwakilkan oleh seorang tokoh non-politik dalam pertemuan itu.

"Myanmar tidak akan berada dalam posisi untuk menerima hasil apapun dari diskusi dan keputusan yang bertentangan dengan ketentuan, tujuan dan prinsip-prinsip Piagam ASEAN," kata kementerian luar negeri dalam rilisnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Strait Times.

Sejak kudeta Februari lalu, dilaporkan lebih dari 1.000 warga sipil telah dibunuh oleh pasukan keamanan Myanmar, sementara ribuan lainnya ditangkap.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Diprediksi akan Beruntung Hari Ini 23 Oktober 2021, Cinta Scorpio Diterima?

Namun, junta Myanmar mengatakan jumlah korban tewas tersebut telah dilebih-lebihkan.

Halaman:

Editor: Arman Muharam

Sumber: Strait Times


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X