43 Negara Menyerukan China untuk Menghormati Hak-hak Uyghur di Xinjiang

- 22 Oktober 2021, 19:57 WIB
Ilustrasi. Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di PBB, sebanyak 43 negara menyerukan China untuk menghormati hak-hak Uyghur.
Ilustrasi. Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di PBB, sebanyak 43 negara menyerukan China untuk menghormati hak-hak Uyghur. /Pixabay/nguyenthuantien

PIKIRAN RAKYAT- Sebanyak Empat puluh tiga negara telah meminta China untuk memastikan penghormatan penuh terhadap aturan hukum bagi komunitas Muslim Uyghur di Xinjiang.

Seruan untuk meminta China menghormati hak-hak Uyghur itu tertuang dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di PBB pada hari Kamis, 21 Oktober 2021 yang memicu kemarahan dari Beijing.

Deklarasi yang ditandatangani oleh Amerika Serikat serta beberapa negara anggota Eropa, Asia dan lainnya, menuduh China melakukan serangkaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap Uyghur.

Baca Juga: Sadis! Cara Irvan Balas Dendam ke Elsa dan Mama Sarah Buat Papa Surya Trauma di Ikatan Cinta 22 Oktober 2021

Adapun, pelanggaran HAM yang dilakukan China terhadap Uyghur tersebut termasuk penyiksaan, sterilisasi paksa, dan penghilangan paksa.

"Kami menyerukan China untuk mengizinkan akses segera, bermakna, dan tak terbatas ke Xinjiang bagi pengamat independen, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia dan kantornya," kata kedua negara dalam pernyataan bersama, yang dibacakan di PBB oleh Prancis.

"Kami sangat prihatin dengan situasi di Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang," lanjut pernyataan itu, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Al Arabiya.

Baca Juga: Vladimir Putin Harapkan Pemerintahan Israel Naftali Bennett Tetap Jaga Hubungan dengan Rusia

Dalam pernyataan itu juga mengungkapkan bahwa mengutip laporan "kredibel", menunjukkan adanya jaringan besar kamp 'pendidikan ulang politik' di mana lebih dari satu juta orang telah ditahan secara sewenang-wenang.

Halaman:

Editor: Arman Muharam

Sumber: Al Arabiya


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X