Senin, 24 Februari 2020

Nenek Berusia 91 Tahun Berhasil Meraih Gelar Sarjana

- 10 Agustus 2017, 22:03 WIB

SEORANG wanita berusia 91 tahun dari Thailand telah menyelesaikan gelar sarjana setelah lebih dari 10 tahun. Ia meyakini, tidak ada kata terlambat untuk belajar. 

Berbicara dengan Watchiranont Thongtep dari layanan BBC, Kimlan Jinakul mengaku selalu ingin pergi ke universitas. Saat masih menjadi seorang gadis muda, ia sama sekali tidak memiliki kesempatan. Tapi hampir sepanjang hidup melihat sebagian besar anaknya sendiri masuk universitas. Dia akhirnya memutuskan untuk mendaftar dan pada hari Rabu, 9 Agustus 2017 kemarin dirinya akhirnya berhasil meraih gelar.

Kimlan berasal dari provinsi Lampang di bagian utara Thailand. Dia dulunya adalah murid yang cerdas dan diterima di salah satu sekolah terbaik di provinsinya. Masuk universitas bukanlah pilihan saat itu. Setelah keluarganya pindah ke Bangkok, dia menikah dan harus meninggalkan mimpinya untuk belajar lebih jauh. "Saya selalu ingin anak-anak saya dapat belajar, jadi saya mendorong dan mendukung mereka ketika mereka ingin pergi ke universitas,” katanya.

Empat dari lima anaknya mendapat gelar magister dan satu bahkan meraih gelar PhD di Amerika. Pencapaian anak-anaknya mendorongnya untuk mendaftarkan diri.

Hidup yang baik dan bahagia

Ketika salah satu putrinya yang bekerja dirumah sakit mengikuti kelas di Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat, Kimlan memutuskan untuk ikut mendaftar juga. Dia berusia 72 saat dia pertama kali mendaftar. Meski kemudian kematian salah satu putrinya menyebabkan ia menghentikan perjalanannya selama beberapa tahun.

Ketika berusia 85 tahun, dia kembali mendaftarkan diri di bidang Ekologi Manusia, sebuah program studi yang dia anggap dapat mengajarkannya tentang hidup yang baik dan bahagia. "Setelah pulih dari kehilangan dan kesedihan, saya mendorong diri untuk menyelesaikan program ini. Saya berharap anak perempuan saya akan senang melihat ini," katanya kepada BBC.

Selama tahun-tahun belajarnya, rutinitas hariannya adalah bangun lebih pagi dan pergi ke kuil dan akhirnya duduk dan belajar.

"Tidak ada kata terlambat, saya bangun dengan pikiran yang selalu tajam untuk belajar," kata Kimlan.

"Dunia ini tidak pernah berhenti, selalu ada masalah baru yang harus kita selesaikan. Jika tidak ada ilmu baru, dunia akan berhenti makmur," katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X