Jumat, 17 Januari 2020

Dubes RI untuk Australia Kristiarto Serahkan Surat Kepercayaan pada Gubernur Jenderal Australia

- 28 Juni 2017, 11:00 WIB
Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Australia merangkap Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo, secara resmi telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan atau Letter of Credence kepada Gubernur Jenderal Australia, Sir Peter Cosgrove di Governor House, Canberra, 27 Juni 2017.*

CANBERRA, (PR).- Duta Besar Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia atau Dubes RI untuk Australia merangkap Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo, secara resmi telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan atau Letter of Credence. Surat itu diserahkan kepada Gubernur Jenderal Australia, Sir Peter Cosgrove di Governor House, Canberra, 27 Juni 2017.

Upacara penyerahan Surat-surat Kepercayaan juga dihadiri oleh istri Gubernur Jenderal, Lady Cosgrove dan Deputy Secretary dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) serta sejumlah pejabat tinggi Australia. Kristiarto didampingi istrinya Caecilia S. Legowo, Wakil Dubes RI, M.I. Derry Aman, Atase Pertahanan Brigjen TNI-AL, Widad Prasojo Aji dan Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler, Dadang Hidayat.

Seperti dalam keterangan pers yang diterima Pikiran Rakyat, Rabu 28 Juni 2017, usai menyerahkan Surat-surat Kepercayaan, Kristiarto langsung melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Jenderal Peter Cosgrove. Sementara, secara terpisah Caecilia S. Legowo mengadakan pertemuan dengan Lady Cosgrove.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Kristiarto menyampaikan salam hangat dari Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur Jenderal Peter Cosgrove dan seluruh masyarakat Australia. Dia juga memastikan komitmen Pemerintah RI untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Australia di berbagai bidang.

Tsunami 2004

Dubes Kristiarto mengapresiasi peran Gubernur Jenderal Peter Cosgrove saat menjabat sebagai Chief of Australian Defense Force yang memimpin langsung di lapangan untuk memberikan bantuan kemanusiaan di Aceh dari Pemerintah Australia pascabencana tsunami 2004.

Kristiarto juga mengapresiasi peran Gubernur Jenderal Peter Cosgrove sebagai patron New Colombo Plan (NCP). NPC ini program Pemerintah Australia yang mendorong mahasiswa dari Benua Kangguru untuk belajar dan magang di negara-negara Asia Pasifik. Sejak diluncurkan tahun 2014 lalu, Indonesia menjadi tujuan terfavorit mahasiswa Australia. Hingga tahun ini jumlahnya mencapai 3.205 orang.

Dubes RI menegaskan Australia bukan hanya mitra dan negara tetangga terdekat, melainkan juga mitra strategis bagi Indonesia.

Semakin kokoh

Sementara itu, Peter menyatakan bahwa kerjasama antarmasyarakat atau people-to-people contacts sangat penting dalam meletakkan fondasi hubungan bilateral. Kerja sama itu termasuk melalui peningkatan jumlah wisatawan dan mahasiswa maupun pelajar kedua negara. Peter menilai hal itu sangat penting dalam meletakkan fondasi hubungan bilateral yang semakin kokoh sekaligus untuk mempromosikan saling pengertian kedua negara.

Gubernur Jenderal secara khusus juga menyampaikan harapannya untuk dapat bertemu kembali dengan Presiden Joko Widodo pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT). KTT itu antara para Pemimpin ASEAN dan Australia yang akan diselenggarakan pada bulan Maret 2018 di Sydney.

Halaman:

Editor: Arie C. Meliala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X