Apple Perkenalkan Sistem Augmented Reality ARKit

- 8 Juni 2017, 02:40 WIB

PADA minggu ini, tepatnya pada 5-9 Juni 2017, Apple sedang menggelar acara tahunan yang biasa dikenal dengan Worldwide Developers Conference atau biasa disingkat WWDC.

Seperti tahun sebelumnya, ajang ini menjadi kesempatan Apple untuk memperkenalkan berbagai produk terbarunya, seperti iPad Pro, Mac family, iOS 11, MacOS, WatchOS, HomePod, dan lain-lain.

Tentu saja semua produk, baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak, yang diperkenalkan oleh Apple menarik perhatian para pengunjung. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah sistem operasi baru, iOS 11 dengan berbagai fitur-fitur barunya. Selain rancangan antarmuka baru, iOS 11 juga telah memperbarui kemampuan kamera, Apple Pay, Siri, sinkronisasi aplikasi, dan banyak lagi yang lainnya.

Namun, dari semua fitur baru tersebut, fitur yang benar-benar baru dan mencuri perhatian adalah diperkenalkannya kerangka kerja baru pada sistem operasi iOS 11, yang disebut dengan ARKit. Secara sederhana sistem kerja ARKit memungkinkan pembuat konten mengembangkan aplikasi realitas tambahan untuk iPhone dan iPad.

Seperti disitat di situs The Verge, di acara yang diadakan di San Jose, California, Amerika Serikat, Apple memamerkan penerapan ARKit pada hal yang mendasar, yaitu memetakan cangkir teh di atas permukaan meja datar dengan perspektif dengan realitas tambahan atau augmented reality, menarik informasi dari sensor dan kamera dari perangkat iPhone dan iPad.

Apple mengklaim bahwa aplikasi biasa dengan gambar dua dimensi standar seperti kebanyakan melalui ARKit dapat diubah menjadi pengalaman mendalam dan memberi sentuhan sentuhan pada sesuatu hal yang bersifat biasa.

Selain fitur menarik yang dapat dirasakan langsung oleh pengembang dan pengguna, banyak pengamat teknologi percaya bahwa kerangka baru ini juga merupakan jawaban Apple terhadap teknologi Tango Google dan Microsoft HoloLens, dua kompetitornya yang terlebih dahulu terjun dan bergerak di dunia realitas tambahan. ARKit diyakini dapat bersaing dengan keduanya karena memiliki solusi yang berbeda dari keduanya.

Salah satu yang berbeda dari para pesaingnya, Apple menerapkan strategi ARKit tidak hanya berlaku pada satu perangkat, seperti kacamata augmented reality yang ramai dibicarakan. Menurut sumber internal Foxconn belum lama ini yang menyatakan peluncuran kacamata AR tidak bisa dihindari, tapi untuk sementara Apple akan  membawa teknologi tersebut kepada publik melalui perangkat yang mereka miliki.

Halaman:

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X