Malaysia Menyegel Kedutaan Korea Utara

- 7 Maret 2017, 06:39 WIB
Kedutaan Korea Utara untuk Malaysia telah disegel oleh Pemerintah Malaysia.*

KUALA LUMPUR, (PR).- Kepolisian Malaysia menyegel dan menutup gedung Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur, Selasa, 7 Maret 2017. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah diplomat Korea Utara dan juga sejumlah pejabat lainnya di kantor tersebut untuk pergi ke luar dari negara Malaysia. Hal tersebut diutarakan Menteri Dalam Negeri Malaysia, Nur Jazlan Mohamed. "Kami ingin mengidentifikasi secara fisik semua staf kedutaan yang berada di sini," ujarnya, Selasa, 7 Maret 2017, seperti dilaporkan Reuters, dikutip Kantor Berita Antara. Dia menegaskan, semua staf kedutaan Korea Utara tidak boleh keluar dari gedung. Hal ini diberlakukan sampai pihak otoritas Malaysia mengetahui jumlah dan juga keberadaan mereka. Kebijakan tersebut merupakan balas dendam Malaysia, setelah sebelumnya, Pyongyang juga melarang semua warga Malaysia yang ada di Korea Utara untuk meninggalkan negara tersebut. Hubungan diplomatik Malaysia dan Korea Utara memang menegang, setelah kasus penyelidikan pembunuhan Kim Jong Nam, yang merupakan saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Kim Jong Nam tewas di bandara internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu. Kepala kepolisian Malaysia mengatakan bahwa tiga orang buron asal Korea Utara kini tengah bersembunyi di kedutaan negara tersebut. "Mau berapa lama mereka bersembunyi di dalam kedutaan? Ini hanya masalah waktu sebelum mereka keluar," kata kepala kepolisian Khalid Abu Bakar. "Kami tidak akan menggeledah gedung kedutaan, kami hanya akan menunggu mereka keluar," kata dia. Sebelumnya, sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan menduga bahwa agen rahasia dari Pyongyang merupakan dalang dibalik pembunuhan terhadap Kim Jong Nam yang selama ini tinggal di pengasingan di Makau dengan perlindungan China. ***

Editor: Siska Nirmala Puspitasari


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X