Dukun Tersohor di Sri Lanka Klaim 'Air Suci' Bisa Akhiri Pandemi, tapi Malah Meninggal Kena Covid-19

- 24 September 2021, 14:50 WIB
Ilustrasi seorang dukun di Sri Lanka mengaku bisa mengakhiri Covid-19 dengan menuangkan air yang "diberkati" ke sungai, kini telah meninggal dunia.
Ilustrasi seorang dukun di Sri Lanka mengaku bisa mengakhiri Covid-19 dengan menuangkan air yang "diberkati" ke sungai, kini telah meninggal dunia. /PIXABAY/balouriarajesh

PIKIRAN RAKYAT - Seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang "diberkati" dilaporkan meninggal dunia.

Menurut pihak keluarga, sang dukun yang bernama Eliyantha White (48) mengeklaim bahwa dia mampu mengakhiri pandemi di Sri Lanka dan negara tetangga India dengan menuangkan air "berkah" ke sungai.

Whita juga menolak untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Kini dia harus berakhir di kremasi oleh virus yang dia klaim bisa dimusnahkan olehnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa, yang merupakan salah satu pasien White, turut mengucapkan belasungkawa.

Baca Juga: Tak Kalah dengan sang Putri yang Diboyong ke Amerika, Orangtua Maia Estianty Pamer Liburan Perdana ke Ibu Kota

"Warisannya akan terus hidup sepanjang masa, dia menyentuh dan menyembuhkan berbagai penyakit," ujarnya di akun Twitter @PresRajapaksa.

Di samping itu juga, sejumlah dokter konvensional mengatakan bahwa White hanyalah seorang penipu dan menolak kliamnya - meskipun sang dukun mengatakan dia menggunakan metode pengobatan dari tradisi medis India sejak 3.000 tahun lalu.

White menarik perhatian internasional pada 2010 ketika pemain kriket legendaris India, Sachin Tendulkar secara terbuka berterima kasih kepadanya karena telah mengobati cedera lututnya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Al Jazeera pada Jumat, 24 September 2021.

Baca Juga: Bongkar Banyak Artis Pakai Susuk demi Pamor, Abah Abdul: Percaya Dukun karena Biaya Dokter Mahal

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Al Jazeera


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X