Indonesia Disarankan Merapat ke China, Ketegangan di Laut Natuna Utara Sampai AUKUS

- 23 September 2021, 06:42 WIB
kapal selam kelas Collins Angkatan Laut Australia HMAS Waller.
kapal selam kelas Collins Angkatan Laut Australia HMAS Waller. /Reuters Photographer

PIKIRAN RAKYAT - Di tengah "perang supremasi" antara China dan Amerika Serikat, Indonesia perlu tetap berpijak kepada kepentingan nasional. 

Penting untuk menjaga kedaulatan nasional agar tidak terseret dalam pusaran ketegangan antara China-AS tersebut. 

Pengamat Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana menilai, pemerintah Indonesia pada dasarnya perlu memegang teguh persahabatan dengan setiap negara, termasuk AS dan China.

Namun dalam praktiknya, kepentingan nasional juga perlu dipegang erat. 

Baca Juga: Jerinx Minta Bayaran Buat Tampil di Podcast Deddy Corbuzier, Dokter Tirta Bongkar Fakta di Belakang Layar

Ia mencontohkan tentang persoalan Laut China Selatan yang juga melibatkan China dan AS. 

Dalam persoalan ini, AS dipandangnya akan mendekati negara-negara yang tengah bersengketa dengan China. Pendekatan itu perlu diambil oleh Indonesia. 

"Akan tetapi, untuk kepentingan nasional. Bukan berarti bersekutu (Indonesia dengan AS)," katanya dalam diskusi Gelora Talks bertajuk "Perang Supremasi AS vs China, Akankah Meledak di Laut China Selatan?", Rabu, 22 September 2021. 

Baca Juga: Kepgub Anies Baswedan: Anak di Bawah Usia 12 Tahun Boleh Masuk Hotel, Wajib Tunjukkan Antigen Negatif

Begitu juga dalam masalah persekutuan antara AS, Inggris, Australia, bernama AUKUS yang baru-baru ini mencuat. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X