CIA: Afghanistan Bisa Menjadi 'Sarang' Al Qaeda dalam Waktu 2 hingga 3 Tahun Mendatang

- 16 September 2021, 19:01 WIB
Logo US Central Intelligence Agency ditampilkan di lobi markas CIA di Langley, Virginia, 3 Maret 2005.
Logo US Central Intelligence Agency ditampilkan di lobi markas CIA di Langley, Virginia, 3 Maret 2005. /Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Badan intelijen Amerika Serikat (CIA) mengatakan bahwa Afghanistan berpotensi menjadi basis kelompok teroris Al Qaeda.

Selain itu, CIA juga mengatakan bahwa basis Al Qaeda di Afghanistan bisa saja melancarkan serangan ke Amerika Serikat dalam kurun waktu dua tahun ke depan setelah kajatuhan Kabul.

Meski kelompok Al Qaeda diklaim telah habis setelah adanya serangan pesawat tak berawak dan gangguan intelijen, CIA mengatakan bahwa situasi bisa berbalik setelah Taliban merebut Kabul.

Baca Juga: Baru Bahagia Pindah ke AS, Maia Estianty Umumkan Idap Penyakit Langka yang Tak Bisa Sembuh

"Kami sudah mulai melihat indikasi beberapa potensi pergerakan Al Qaeda ke Afghanistan," kata Wakil Direktur CIA David Cohen dalam konferensi pers baru-baru ini, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Arab News pada Kamis, 16 September 2021.

"Tapi ini masih awal dan kami jelas akan mengawasi dengan teliti," sambungnya.

Sementara itu, Direktur Badan Intelinjen Pertahanan AS, Letnan Jenderal Scott Berriermengatakan bahwa Al Qaeda mungkin butuh dua sampai tiga tahun untuk membangun basis terorisme di Afghanistan.

Baca Juga: Pemimpin Al Qaeda yang Dirumorkan Tewas, Gemparkan Dunia usai Muncul di Video 60 Menit

"Anggapan saat ini, mungkin secara konservatif, adalah satu hingga dua tahun bagi Al Qaeda untuk membangun beberapa kemampuan untuk setidaknya mengancam tanah air (AS)," katanya.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Arab News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X