Syiah Ingin Masuk ke Pemerintahan Afghanistan Bentukan Taliban, Anggota Dewan Bereaksi

- 13 September 2021, 18:15 WIB
Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, didampingi oleh utusan perdamaian utama pemerintah lama, Abdullah Abdullah, mengambil bagian dalam pertemuan dengan anggota delegasi Taliban yang diunggah 19 Agustus 2021.
Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, didampingi oleh utusan perdamaian utama pemerintah lama, Abdullah Abdullah, mengambil bagian dalam pertemuan dengan anggota delegasi Taliban yang diunggah 19 Agustus 2021. /Dr. Abdullah Abdullah melalui Facebook/Handout via Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Sejumlah petinggi kelompok Syiah meminta agar perwakilan mereka dimasukkan ke dalam pemerintahan baru Afghanistan bentukan Taliban.

Taliban mengambilalih kekuasaan di Afghanistan sejak pertengahan Agustus 2021.

Dikuasainya ibu kota Kabul dan Istana Kepresidenan tanpa ada perlawanan menjadi awal mula kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan.

 

Taliban berkuasa karena posisinya semakin kuat setelah Amerika Serikat (AS) menarik seluruh pasukannya yang telah beroperasi di sana selama 20 tahun.

Baca Juga: 10 Mahasiswa UNS Ditangkap Polisi Usai Bentangkan Poster Saat Kunjungan Jokowi

Pada 7 September 2021, Taliban resmi mengumumkan pemerintahan baru Afghanistan yang dipimpin Mullah Mohammad Hasan Akhund.

Dilaporkan TASS pada 13 September 2021, 10 petinggi kelompok Syiah menemui mantan Presiden Hamid Karzai pada Minggu, 12 September 2021.

Mereka menyampaikan aspirasi agar perwakilan kelompoknya dimasukkan ke dalam pemerintahan bentukan Taliban.

Baca Juga: Pemimpin Al Qaeda yang Dirumorkan Tewas, Gemparkan Dunia usai Muncul di Video 60 Menit

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: TASS


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X