Ketahuan Puji Taliban di Sosial Media, Seorang Guru di Prancis Diskors dan Terancam 7 Tahun Penjara

- 4 September 2021, 14:58 WIB
Ketahuan Puji Taliban di Sosial Media, Seorang Guru di Prancis Diskors dan Terancam 7 Tahun Penjara
Ketahuan Puji Taliban di Sosial Media, Seorang Guru di Prancis Diskors dan Terancam 7 Tahun Penjara /Kolase Pixabay/Firmbee & Reuters/Mohammad Shoiab

PIKIRAN RAKYAT – Usai hengkangnya pasukan Amerika Serikat dan sekutunya, Taliban sukses mengambil alih kekuasaan Afghanistan.

Taliban juga berhasil merebut ibukota Kabul pada 15 Agustus 2021 dan kini bersiap menyusun pemerintahan baru mereka.

Aksi mereka ini menyusul presiden Ashraf Ghani yang memilih kabur meninggalkan negaranya dan pergi ke luar negeri.

Gonjang-ganjing politik di Afghanistan tersebut ternyata mengundang perhatian masyarakat internasional.

Baca Juga: Saipul Jamil Dapat Sambutan Meriah Saat Bebas, Ziva Magnolya Jijik Hingga Niat Pindah Planet

Seperti halnya seorang guru di Prancis yang mendapat hukuman skors karena kepergok mengunggah pujian kepada Taliban di sosial media.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari aa.com.tr pada 4 September 2021, berita ini tersiar dari terbitan surat kabar Le Figaro.

Surat kabar tersebut memberitakan bahwa guru tersebut adalah instruktur matematika di Nancy, timur laut Prancis bernama Khalid B.

Dalam unggahan Facebook miliknya, Khalid menuliskan kalimat bernada pujian untuk Taliban yang kini menguasai Afghanistan.

Halaman:

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: aa.com.tr


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X