Selain Akses Komunikasi dan Kunjungan Wilayah di Myanmar, Retno Marsudi Ungkap Tantangan Utsus ASEAN Lainnya

- 2 September 2021, 15:40 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi. /Antara/HO Kemlu RI

PIKIRAN RAKYAT – Menteri Luar Negeri (Menlu) Kedua Brunei ditunjuk sebagai Utusan Khusus (Utsus) ASEAN untuk Myanmar yang merupakan langkah maju dalam mengimplementasikan Lima Poin Konsensus hasil pertemuan para Pimpinan ASEAN.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan bahwa keputusan tersebut menindaklanjuti Lima Poin Konsensus hasil pertemuan para pimpinan ASEAN pada April 2021 sebagai usulan para Menlu ASEAN dan Sultan Brunei Darussalam sebagai Ketua ASEAN.

"Penunjukan Utsus ASEAN untuk Myanmar tersebut tidak kalah penting adalah bagaimana Utsus tersebut dapat bekerja dalam menjalankan amanah dan mandat para Pimpinan ASEAN yang tertuang dalam Lima Poin Konsensus," ujarnya.

Oleh karena itu, Menlu Retno Marsudi menegaskan bahwa Indonesia mendorong Junta Militer di Myanmar untuk memberikan akses bagi Utsus ASEAN untuk bertemu seluruh pihak dan mengunjungi wilayah di negara dengan aman.

Baca Juga: Duka dari Papua, Empat Anggota TNI AD Ditemukan Meninggal Dunia Diserang Sekelompok Orang

"Langkah itu diperlukan agar utusan khusus ASEAN bisa memfasilitasi dialog inklusif sesuai amanat Pertemuan Pemimpin ASEAN pada April 2021," kata Retno Marsudi.

Ia mengatakan bahwa tantangan utama Utsus ASEAN, yaitu akses untuk berbicara dengan seluruh pihak dan mengunjungi wilayah di Myanmar dengan aman.

Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan agar Utsus ASEAN untuk Myanmar bisa memfasilitasi dialog inklusif sesuai amanat hasil Pertemuan Para Pimpinan ASEAN pada April 2021 di Jakarta.

Baca Juga: Terkenal pada Zamannya, Nasib Bawa Kembali Mantan Penyanyi Cilik Tegar Jadi Pengamen

"Melihat perkembangan di Myanmar, isu akses tersebut menjadi tantangan lebih besar dari pemilihan Utsus itu sendiri karena tanpa pemberian akses dari Junta Militer di Myanmar, maka tidak mungkin Utsus ASEAN dapat melakukan pekerjaannya," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X