Senin, 24 Februari 2020

Jokowi Ajak Facebook Sebarkan Toleransi

- 18 Februari 2016, 08:43 WIB
PRESIDEN Joko Widodo mengunjungi kantor Facebook di Silicon Valley, San Fransisco, Rabu, (17/2/2016) waktu setempat.

SAN FRANSISCO, (PRLM).- Setelah mengajak para pemimpin pemerintahan dan kepala negara yang ikut dalam KTT AS-ASEAN, giliran Facebook yang diajak Presiden Joko Widodo untuk menyebarkan perdamaian, toleransi, dan moderasi melalui media sosial.
 
Ajakan itu diungkapkan Jokowi saat pertemuan dengan pendiri sekaligus CEO Facebook  Mark Zuckerberg di Silicon Valley, San Fransisco, Rabu, (17/2/2016). Zukerberg didampingi para eksekutif Facebook saat pertemuan itu.
 
“Saya mengajak Facebook untuk menguatkan penyebaran pesan toleransi, moderasi dan perdamaian,” kata Jokowi seperti dikutip dari keterangan pers Tim Komunikasi Presiden yang diterima "PR”, Kamis (18/2/2016).
 
Jokowi berharap Facebook bekerja sama dalam upaya Indonesia mencapai visi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara
 
Di kantor Facebook, itu, Jokowi dan rombongan meninjau ruang kerja para pegawai Facebook, berdialog dengan pegawai Facebook dari Indonesia di Roof Top Garden, serta meninjau lokasi demonstrasi Oculus Virtual Reality. Saat mengakhiri kunjungan di Facebook, Jokowi menuliskan pesan singkat “Bersama Damai dalam Harmoni” dan membubuhkan tanda tangan di dinding khusus Tanda Tangan Facebook.
 
Jokowi menyambut baik kontribusi Facebook dalam pembangunan ekonomi dan budaya digital Indonesia. Dia juga berharap Facebook dapat bekerja sama dalam upaya Indonesia mencapai visi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara yang mencapai 30 miliar dollar AS pada 2020.
 
Ekonomi digital di Indonesia, kata Jokowi, dipicu oleh perkembangan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Untuk itu, Indonesia telah menyiapkan rencana aksi ekonomi digital jangka menengah dan panjang dengan fokus mempercepat pemberian akses digital bagi UMKM. Sejumlah kebijakan juga dikeluarkan untuk mendorong tumbuhnyatechopreneurs dan menarik investasi termasuk di bidang IT serta akses pembiayaan bagi UMKM telah diambil oleh pemerintah Indonesia. (Arie C. Meliala)***


Editor: Arie C. Meliala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X