Kemelut Laut Natuna Utara, Militer China Serukan Perdamaian Strategis dengan AS

- 26 Agustus 2021, 22:25 WIB
Lokasi Laut Natuna Utara
Lokasi Laut Natuna Utara /Reuters/Beawiharta


PIKIRAN RAKYAT - Militer China menyerukan kemitraan yang damai dan stabil dengan militer Amerika Serikat sesuai kepentingan bersama kedua negara untuk memenuhi harapan komunitas internasional yang lebih luas.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan China Tan Kefei kepada pers, Kamis, 26 Agustus 2021, seperti dikutip dari Antara.

Komentar itu dikemukakan saat menanggapi komentar Departemen Pertahanan AS terkait klaim China di Laut Natuna Utara atau Laut China Selatan (LCS).

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menganggap klaim China di Laut Natuna Utara melanggar hak beberapa negara di kawasan Asia Tenggara dan hukum internasional.

Baca Juga: Bos Yakuza Jepang Beri Ancaman Mematikan ke Hakim Usai Dijatuhi Hukuman Mati

Bahkan Kepala Staf Angkatan Udara AS Jenderal Charles Q Brown Jr telah mengisyaratkan terjadinya "bencana" jika China berupaya menentang superioritas udara AS pada tahun 2035.

Kementerian Pertahanan China menentang keras pernyataan militer AS yang tidak bertanggung jawab dan tidak tepat tentang isu-isu terkait China itu.

Beijing menuduh AS tidak menerima, mengizinkan atau menoleransi pembangunan sektor militer China sehingga memperlakukannya sebagai musuh strategis dan ancaman.

Tan Kefei menegaskan kembali bahwa China berkomitmen pada jalur pengembangan pertahanannya dengan damai.

Baca Juga: Peringatan Serius Ilmuwan Wuhan, Desak Warga Dunia Divaksin, Siap-Siap Ada Varian Covid-19 Lebih Mematikan

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: Antara


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X