Dituding Buang Tinja Manusia ke Laut Natuna Utara, China: Bagaimana pun...

- 19 Juli 2021, 10:51 WIB
Lokasi Laut Natuna Utara
Lokasi Laut Natuna Utara /Reuters/Beawiharta

PIKIRAN RAKYAT - Simularity Inc. melaporkan pihaknya menangkap basah aksi China dari citra satelit yang selanjutnya disebut menyebabkan kerusakan lingkungan di Laut Natuna Utara.

Dari analisis Simularity Inc. ratusan kapal penangkap ikan milik China diduga melepaskan tinja manusia dan limbah ke Laut Natuna Utara selama bertahun-tahun.

Aktivitas pembuangan limbah ke Laut Natuna ini dikabarkan memicu kerusakan pada terumbu karang dan satwa laut di kawasan tersebut.

Baca Juga: Kronologis Kebakaran Gedung BPOM Jakarta, 8 Unit Mobil Pemadam Diterjunkan

Tak sampai di situ, tumpukan limbah juga memancing pertumbuhan alga berlebih yang membahayakan kelangsungan hidup terumbu karang.

Bahkan, dampak dari pembuangan limbah berkelanjutan membuat kerusakan di Kepulauan Spratly Laut Natuna Utara terlihat dari luar angkasa.

Simularity mencatat pertumbuhan alga secara bertahap terlihat dari luar angkasa sejak mereka memulai pengamatan lima tahun lalu, dan pada satu hari di bulan Juni 2021, setidaknya 236 kapal terlihat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Semakin Ketat, Berikut Aturan Bepergian Saat Libur Idul Adha 2021

Liz Derr pendiri dan CEO Simularity menyebut kondisi mengkhawatirkan yang terjadi usai meningkatnya pertumbuhan Klorofil-a di Laut Natuna Utara sulit untuk mendekati titik normal kembali.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X