Tuding AS Manipulasi Data, China Bantah Virus Corona dari Negaranya

- 18 Juli 2021, 12:45 WIB
Ilustrasi perseteruan Amerika Serikat (AS) dan China.
Ilustrasi perseteruan Amerika Serikat (AS) dan China. /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Beijing mendapat tekanan untuk bekerja sama sepenuhnya dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam menyelidiki bagaimana pandemi dimulai.

Beberapa aktivis mengklaim Covid-19 diciptakan secara artifisial di Institut Virologi Wuhan, kemudian lolos ke dunia yang lebih luas.

China dengan marah membantah tuduhan itu, dan bersikeras bahwa virus corona menular secara alami dari hewan ke manusia.

Hua Chunying, juru bicara kementerian luar negeri China, mengecam spekulasi tentang bagaimana virus corona berkembang di negaranya.

Baca Juga: dr. Faheem Younus Nilai Indonesia Bisa Tiru China, Sukses Kontrol Covid-19 Tanpa Ivermectin

“Dunia sedang menyaksikan manipulasi politik yang memburuk pada penelusuran asal," ujarnya di media sosial.

“Ketika sains dipaksa tunduk pada politik dan keadilan menyerah pada kejahatan, bahaya bisa segera terjadi,” tuturnya menambahkan.

Diplomat itu kemudian secara sensasional mengklaim AS bisa 'menanam' bukti yang melibatkan China.

Menurutnya ini tidak ada hubungannya dengan sains dan kebenaran, tetapi kedaulatan serta martabat suatu negara.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Express


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X