Jepang Peringatkan Krisis Taiwan dan Perang Teknologi AS-China, Ancam Stabilitas di Asia Timur

- 13 Juli 2021, 10:45 WIB
PM Jepang Yoshihide Suga (kiri).
PM Jepang Yoshihide Suga (kiri). /Instagram/suga.yoshihide

"Ketika konflik antara AS dan China atas Taiwan menjadi semakin jelas, Jepang perlu memantau perkembangan dengan rasa ketegangan yang akut," tambah mereka.

Buku putih  Jepang lebih lanjut mencatat lingkungan keamanan yang tegang di sekitar Jepang, dengan pembangunan militer yang cepat oleh "kekuatan militer dengan kualitas dan kuantitas tinggi".

"Ancaman militer China, dikombinasikan dengan transparansi yang tidak memadai tentang kebijakan pertahanan dan urusan militer China, telah menjadi masalah yang sangat memprihatinkan bagi kawasan, termasuk Jepang dan komunitas internasional," kata laporan tersebut.

Baca Juga: dr. Lois Owien Sebut Kematian Syekh Ali Jaber Sia-sia: Akibat Percaya Alat Abal-abal

Menurut Reuters, munculnya dua kubu teknologi saingan menimbulkan tantangan bagi Jepang karena ekonominya sangat bergantung pada hubungan bisnis dengan China seperti halnya dengan Amerika Serikat.

Jepang juga akan menghabiskan banyak uang untuk mengimbangi pendanaan pemerintah untuk pengembangan teknologi di Amerika Serikat, China dan Eropa.***

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: Straits Times Reuters

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network