Turki Putus Aliran Listrik, Lebanon Terancam Gelap Gulita

- 14 Mei 2021, 16:30 WIB
Karpowership, perusahaan pemasok listrik dari Turki ke Lebanon.
Karpowership, perusahaan pemasok listrik dari Turki ke Lebanon. /Reuters/Aziz Taher

PIKIRAN RAKYAT - Pemutusan aliran listrik yang dilakukan oleh Turki membuat Lebanon terancam dalam kondisi gelap gulita.

Selama ini, aliran listrik di Lebanon disuplai dari Turki sebanyak dua tongkang melalui salah satu perusahaan, Karpowership.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, Karpowership menutup pasokan karena adanya tunggakan pembayaran dan ancaman hukum bagi kapalnya saat negara tersebut sedang bergulat dengan krisis ekonomi yang parah.

Karpowership yang memasok 370 megawatt (MW), sekira seperempat dari pasokan Lebanon saat ini.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Meringis Kesakitan hingga Harus Cari Bidan Malam-Malam, Krisdayanti: Kasihan Kakak

Perusahaan tersebut menuturkan telah mengatakan kepada pemerintah pada minggu ini bahwa mereka harus ditutup kecuali ada langkah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Penutupan itu mengancam pemadaman listrik harian yang lebih lama di Lebanon, yang tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan bahkan sebelum kepindahan Karpowership pada hari Jumat, 14 Mei 2021 waktu setempat.

"Selama 18 bulan kami telah sangat fleksibel dengan negara, terus-menerus memasok listrik tanpa pembayaran atau rencana pembayaran, karena negara sudah menghadapi masa-masa sulit. Namun, tidak ada perusahaan yang dapat beroperasi di lingkungan dengan risiko langsung dan tidak semestinya," kata Karpowership.

Terkait dengan situasi tersebut, generator mulai dimatikan pada pukul 8.00 pagi waktu setempat.

Halaman:

Editor: Christina Kasih Nugrahaeni

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X