Israel Klaim Dana Sumbangan Uni Eropa Dialihkan ke Kelompok Teroris Palestina

- 8 Mei 2021, 15:03 WIB
Anggota Palestina dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) mengambil bagian dalam pertunjukan militer di Gaza
Anggota Palestina dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) mengambil bagian dalam pertunjukan militer di Gaza /Dok.Reuters


PIKIRAN RAKYAT - Uni Eropa (UE) telahmenangguhkan dukungannya untuk dua proyek bantuan Palestina. Penangguhan itu terjadi setelah Israel mengklaim dana kemanusaiaan itu dialihkan ke Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), sebuah kelompok bersenjata yang ditunjuk sebagai organisasi teroris oleh beberapa kekuatan dunia.

Badan keamanan Israel, Shin Bet mengklaim bahwa tujuh kelompok bantuan Palestina yang bekerja di Tepi Barat telah 'menipu dan mencurangi beberapa negara Eropa' sebanyak jutaan euro karena telah membantu mendanai PFLP.

Seorang pejabat Israel mengatakan uang dari Swiss, Jerman, Belanda, Inggris, Belgia, Swedia, Spanyol dan Uni Eropa telah dialihkan ke organisasi teroris PFLP.

Baca Juga: PSSI: Liga 1 dan 2 Tanpa Degradasi demi Jamin Persaingan Sehat

"Tidak ada pemerintah yang tahu ke mana uang itu pergi," kata pejabat Israel itu," dikutip dari The National News, Sabtu, 8 Mei 2021.

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan telah memanggil utusan negara-negara Eropa terkait.

Sumber di Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan 'saat ini sedang meninjau informasi yang tersedia' dan menganggap tuduhan dan indikasi hubungan dengan organisasi teroris dengan sangat serius/.

Sumber itu menambahkan bahwa utusannya di Tel Aviv belum diundang ke kementerian luar negeri Israel untuk membahas topik tersebut.

"Kami menyambut baik dialog substansial dengan otoritas Israel tentang pengamanan dan keprihatinan khusus mereka mengenai pendanaan organisasi masyarakat sipil," kata seorang juru bicara Uni Eropa.

Baca Juga: Beda dengan Ashanty, Respon Pertama Krisdayanti Saat Tahu Aurel Hermansyah Hamil Jadi Sorotan

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: The National News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X