Kabar Pertemuan Pejabat Senior Arab Saudi dan Iran Tercium Publik

- 18 April 2021, 19:55 WIB
Gerakan Houthi yang didukung Iran di Yaman dan Arab Saudi telah terlibat dalam serangan balas dendam selama bertahun-tahun.
Gerakan Houthi yang didukung Iran di Yaman dan Arab Saudi telah terlibat dalam serangan balas dendam selama bertahun-tahun. /Reuters/ Khaled Abdullah

PIKIRAN RAKYAT – Dalam upaya memperbaiki hubungan antara dua rival regional, dilaporkan bahwa pejabat senior Arab Saudi dan Iran tengah mengadakan pembicaraan langsung.

Diskusi tersebut merupakan yang pertama kali setelah empat tahun kedua belah pihak memutuskan hubungan diplomatik. Namun, pertemuan tersebut ditutupi dari publik.

Hubungan diplomatik tersebut berlangsung di Baghdad, 9 April lalu dan termasuk diskusi tentang serangan terhadap Arab Saudi oleh kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com (PR) dari Al Jazeraa, Minggu, 18 April 2021, pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa delegasi Arab Saudi dipimpin Kepala Intelijen Kerajaan Khalid bin Ali al-Humaidan.

Baca Juga: Lukai 250 Orang, Seekor Monyet di India 'Dipenjara' Seumur Hidup

Baca Juga: Konflik Ukraina Panas! Rusia dan Inggris Sama-sama Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam

Belum ada komentar dari kedua belah pihak setelah penerbitan laporan tersebut.

Namun, FT mengatakan seorang pejabat senior Arab Saudi membantah telah melakukan pembicaraan dengan Iran.

Saluran televisi Lebanon yang pro pada Iran, Al Mayadeen dan kantor berita Unews pada Minggu, mengutip sumber Iran yang menyangkal pembicaraan dengan Arab Saudi.

Dalam beberapa pekan terakhir, pejuang Houthi telah meningkatkan serangan rudal dan pesawat tak berawak.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X