Pengamat Nilai Joe Biden Tak Akan Bebaskan Palestina dari Tekanan Israel

- 18 April 2021, 16:15 WIB
Joe Biden sampaikan salam selamat berpuasa untuk umat Muslim.
Joe Biden sampaikan salam selamat berpuasa untuk umat Muslim. /Pixabay/BarBus

PIKIRAN RAKYAT – Di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, Amerika Serikat berjanji untuk mengubah arah dalam konflik Israel-Palestina.

Menteri Luar Negeri Anthony Blinken mengumumkan bahwa Amerika Serikat berencana menyumbangkan 150 juta dolar (sekira Rp2 triliun) kepada United Nations Relief Society for Palestine Refugees (UNWRA) dan sebanyak 75 juta dolar (sekira Rp1 triliun) akan dialokasikan untuk proyek pembangunan di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Selain itu, Amerika Serikat akan menambah 10 juta dolar (sekira Rp145 miliar) yang digunakan untuk langkah-langkah pembangunan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Upaya tersebut dinilai sangat penting bagi rencana Joe Biden untuk membangun kembali dukungan dan kontak politik dengan Palestina guna memfasilitasi solusi dua negara tersebut.

Baca Juga: Momen Sedih Pemakaman Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II Bawa Foto Kenangan Pengantin Baru

Baca Juga: Kecam Jozeph Paul Zhang hingga Tanyakan Kewarasannya, Tifatul Sembiring: Jadi Situ Merasa Puas Menghina Nabi?

Menteri Luar Negeri Anthony Blinken menegaskan bahwa visi Amerika Serikat bagi Israel dan Palestina adalah untuk hidup dalam kemakmuran, keamanan, dan kebebasan.

Selama kampanye pemilihannya, Joe Biden menegaskan kecenderungannya untuk solusi dua negara dan berjanji untuk membuka kembali misi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington DC dan konsulat AS di Yerusalem untuk urusan Palestina.

Sementara itu, para ahli tidak melihat gambaran yang lebih besar dalam pendekatan Amerika Serikat kepada Palestina.

Baca Juga: Rela Menahan Sakit demi Aurel Hermansyah, Ashanty Tak Mau Sosoknya Tergantikan di Hati Putri Krisdayanti?

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X