Atasi Konflik Perbatasan, Venezuela Minta Bantuan PBB

- 8 April 2021, 06:51 WIB
Ilustrasi penembakan di perbatasan./ /Pixabay/Military_Material

PIKIRAN RAKYAT - Konflik perbatasan dialami oleh hampir di seluruh negara-negara di dunia.

Konflik perbatasan yang berkepanjangan, menimbulkan potensi terjadinya perang.

Venezuela merupakan salah satu negara yang saat ini dilanda oleh konflik perbatasan.

Terbaru, Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengumumkan bahwa pemerintahnya meminta bantuan dari PBB untuk mengatasi bentrokan besar yang telah terjadi di perbatasan antara tentara Venezuela dan kelompok bersenjata Kolombia.

Baca Juga: Update Covid-19 Dunia 8 April 2021: Kasus Konfirmasi Indonesia Masih Tempati 20 Besar

Baca Juga: Masih Tunggu Kebijakan dari Arab Saudi, Kemenag Jelaskan Soal Biaya Haji 2021

Dalam konferensi pers, Jorge Arreaza mengatakan pemerintah Venezuela meminta bantuan teknis dari Layanan PBB untuk Pekerjaan Ranjau (UNMAS) untuk mendeteksi dan menonaktifkan ranjau anti-personil yang ditanam oleh kelompok-kelompok ilegal Kolombia di wilayah Venezuela.

"Meskipun angkatan bersenjata kami memiliki pengetahuan, dengan beberapa di antaranya terlatih di wilayah ranjau, teknologi berubah dan ada kontribusi baru dan protokol baru, dan kami ingin lembaga ini, yang didedikasikan untuk itu, dapat memberikan nasehat kepada angkatan bersenjata kami untuk benar-benar menetralkan wilayah itu," kata Arreaza seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari Anadolu Agency.

Dirinya meminta PBB membuka penyelidikan untuk menentukan di mana kelompok-kelompok itu bersembunyi, dengan alasan bahwa pemerintah Kolombia Presiden Ivan Duque kemungkinan melindungi kelompok-kelompok ini.

Arreaza juga meminta PBB membantu Venezuela membangun saluran komunikasi langsung dengan pemerintah Kolombia agar kedua pemerintahan dapat bekerja sama dalam mengatasi krisis di perbatasannya, sehingga bisa setidaknya ada koordinasi antar masyarakat.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Anadolu Agency


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X