Kejahatan Rasisme Anti-Asia Melonjak, Orang Asia di AS ‘Menjerit Minta Tolong’

- 19 Maret 2021, 10:28 WIB
Anggota Parlemen Amerika Serikat keturunan Asia-Amerika mengatakan komunitas orang Asia di AS menjerit ketakutan karena kejahatan rasisme.
Anggota Parlemen Amerika Serikat keturunan Asia-Amerika mengatakan komunitas orang Asia di AS menjerit ketakutan karena kejahatan rasisme. /Pixabay/Tumisu

PIKIRAN RAKYAT – Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) Daniel Dae Kim mengatakan bahwa komunitas Asia-Amerika terguncang akibat peningkatan serangan terhadap orang Asia di AS.

Pernyataan itu disampaikan dalam sidang kongres yang diadakan pada Kamis, 18 Maret 2021, beberapa hari setelah pembunuhan enam wanita Asia di Georgia, AS.

Sidang yang dijadwalkan sebelum penyerangan tersebut, digelar untuk menyelidiki lonjakan kejahatan kebencian terhadap orang Asia di AS yang meningkat pada tahun 2020.

Berdasarkan Pusat Penelitian Kebencian dan Ekstremisme, kejahatan kebencian terhadap orang Asia di AS meningkat sebesar 149 persen di 16 kota besar, dibandingkan dengan tahun 2019.

Baca Juga: Buntut Kasus Dugaan Suap Ditjen Pajak Kementrian Keuangan, KPK Geledah Empat Lokasi di Tanah Bumbu

Baca Juga: Sebut Menkumham Tak Mau Temui Kubu AHY, Andi Arief Minta Bukti Pendaftaran Elektronik Kubu KLB

“Komunitas kami berdarah, kami kesakitan, dan selama setahun terakhir kami berteriak minta tolong,” kata Perwakilan Demokratis, Grace Meng, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, Jumat, 19 Maret 2021.

Para pakar pun menghubungkan lonjakan kejahatan kebencian tersebut dengan pandemi Covid-19, yang pertama kali muncul di China.

Hal itu terjadi, setelah beberapa orang Amerika, termasuk Donald Trump, menyebut virus Corona sebagai ‘virus China’, ‘wabah China’, dan bahkan ‘Kung flu’ (pelesetan dari Kungfu).

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X