Pemerintah Taiwan Dibuat Bingung karena Ratusan Orang Ganti Nama Jadi Salmon, Ada Apa?

- 19 Maret 2021, 07:47 WIB
Ilustrasi bendera Taiwan dan Amerika Serikat.
Ilustrasi bendera Taiwan dan Amerika Serikat. /Reuters/ATHIT PERAWONGMETHA

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Taiwan dibuat kebingungan dan tertegun saat 150 orang yang terdiri dari anak muda di Taiwan mengganti nama mereka menjadi Salmon.

Penggantian nama ini disinyalir karena mereka ingin mendapatkan sushi gratis di salah satu restoran ternama di Taiwan.

Hal ini menyebabkan 'kegilaan', bahkan memeberapa media lokal menyebut situasi ini dengan sebutan 'kekacauan salmon'.

Wakil Menteri Dalam Negeri Taiwan, Chen Tsung-yen pun dibuat jengkel dengan prilaku ini. Karena menurutnya, hal ini hanya buang-buang waktu dan tidaklah perlu.

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Didiskualifikasi dari All England 2021, Tsamara Amany: Nggak Fair

Baca Juga: Oknum Polisi Pukul Wartawan, Kapolres Kendari Minta Maaf

"Perubahan nama semacam ini tidak hanya membuang waktu tetapi juga menyebabkan dokumen yang tidak perlu," kata Chen Tsung-yen, menurut laporan setempat.

Dikabarkan, pemerintah Taiwan dalam regulasinya memang mengizinkan warga negaranya untuk mengubah namanya sebanyak tiga kali.

Namun, Chen Tsung-yen mengingatkan untuk berhati-hati dan meminta warganya untuk tetap menjaga nama baik masing-masing.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X