Pakar Militer: AS Kemungkinan Kalah Jika Terjadi Perang dengan China

- 5 Maret 2021, 07:13 WIB
Kapal perang Angkatan Laut AS USS John S. McCain (DDG 56) /Mass Communication Specialist Seaman Apprentice Gavin Shields via Business Insider


PIKIRAN RAKYAT - Dua negara adidaya Amerika Serikat dan China terlibat dalam persaingan strategis paling ketat di dunia.

Pakar militer AS, Lyle Goldstein memperingatkan ada kemungkinan kuat Amerika Serikat bisa kalah dalam pertarungan pertama dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China jika terjadi pecahnya perang.

"Sangat masuk akal untuk mengatakan tidak ada jaminan kemenangan pada fase pertama," kata Prof. Goldstein dari Institut Studi Maritim China Naval War College di Newport, Rhode Island, seperti dikutip dari Express, Jumat, 5 Maret 2021.

Baca Juga: Kapolri LIstyo Sigit Prabowo Beri Instruksi, Cegah Penyebaran Virus Corona B117

Baca Juga: Sempat Terima Ancaman Bom, Pihak Taj Mahal Evakuasi 1.000 Wisatawan dan Tutup Sementara Situs

Dia mengatakan skenario untuk konfrontasi semacam itu bervariasi secara substansial tetapi memperingatkan semua 'sangat menantang' bagi pasukan AS.

"Saya pikir China sekarang memiliki kekuatan yang memadai, termasuk udara, rudal, peperangan elektronik, operasi spek, angkatan laut, bawah laut dan nuklir untuk kemungkinan menang di fase pertama dan mungkin di fase berikutnya juga," ujar Goldstein.

Dia menambahkan persenjataan memiliki peran cukup penting tetapi mengatakan China akan diunggulkan karena geografi yang menguntungkan, kemauan yang lebih besar dan kemauan untuk menyerang lebih dulu.

Beijing dan Washington tetap berselisih atas wilayah luas wilayah maritim dan pulau-pulau yang diperebutkan di China Selatan dan Timur. AS menuduh China mencoba memiliterisasi wilayah tersebut untuk mendapatkan dominasi atas negara tetangganya.

Baca Juga: Tak Peduli Tudingan Bunuh Khashoggi, Pangeran Arab Saudi Fokus Bangun Kota Rp7.000 Triliun

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: Express


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X