Teriakkan 'Enyahlah Virus China', Seorang Dosen Asal Tiongkok Dipukuli di Inggris

- 3 Maret 2021, 10:13 WIB
Ilustrasi kekerasan. /PIXABAY


PIKIRAN RAKYAT - Seorang dosen asal China di Inggris diserang dan dipukuli dengan kejam pekan lalu. Serangan itu meningkatkan kekerasan rasisme di negara itu di tengah pandemi virus corona.

Dosen bernama Peng Wang yang mengajar manajemen keuangan di University of Southampton diserang di siang bolong oleh empat pria kulit putih berusia antara 20 dan 25.

Wang diserang saat joging hanya beberapa menit dari rumahnya pada Selasa, 23 Februari 2021 lalu.

"Beberapa orang gila meneriaki saya dari mobil mereka di seberang jalan. Mereka mengatakan 'virus China enyahlah dari negara ini, f*** you,' kata dosen berusia 37 tahun itu, seperti dikutip dari SCMP, Rabu, 3 Maret 2021.

Baca Juga: Daftar 10 Kecamatan di Kota Bandung dengan Kasus Positif Aktif Covid-19 Tertinggi, Total Sembuh 11.556 Orang

Baca Juga: Sempat Bersitegang Tahun Lalu, Erdogan Siap Jalin Kerja Sama dengan Emmanuel Macron

Serangan itu membuat hidung Wang berdarah dan memar di sekujur wajah dan lengannya.

Saksi mata yang berada di lokasi kejadian langsung memanggil ambulan dan menghubungi polisi. Seorang tersangka berusia 21 tahun ditangkap dan kemudian dibebaskan sementara penyelidikan berlanjut.

Insiden tersebut telah memperkuat ketakutan dalam komunitas Tionghoa setempat bahwa kejahatan rasial terkait Covid-19 terhadap orang-orang keturunan Tionghoa sedang meningkat di Inggris.

Pada Maret tahun lalu, saat Covid-19 muncul di Inggris, mahasiswa Singapura Jonathan Mok diserang di Oxford Street London. Penyerang diketahui seorang anak laki-laki berusia 16 tahun dijatuhi hukuman 18 bulan layanan rehabilitasi atas serangan bermotif rasial.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: SCMP


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X