Dua Menteri di Yordania Mundur Usai Langgar Protokol Covid-19

- 1 Maret 2021, 13:21 WIB
Ilustrasi protokol kesehatan Covid-19. /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Dua menteri di Yordania masing-masing Menteri Dalam Negeri, Samir Mobeideen, dan Menteri Kehakiman, Bassam Talhouni mundur setelah melanggar protokol Covid-19 yang berlaku di negara tersebut.

Dikutip Pikiran-rakyat.com (PR) dari Aljazeera pada 28 Februari 2021, pengajuan mundur kedua menteri itu diterima oleh Perdana Menteri Bisher al-Khasawneh.

Kedua menteri itu dilaporkan menghadiri sebuah acara makan malam di Kota Amman, Yordania, dengan jumlah tamu yang hadir 9 orang.

Jumlah itu melebihi batas dalam protokol Covid-19 di Yordania yang mana maksimal hanya 6 orang boleh hadir dalam perkumpulan.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Kembali Digelar Hari Ini

Baca Juga: Jawab Permintaan Masyarakat Adat, KLHK Batalkan Penurunan Status Cagar Alam Mutis di NTT

Para menteri itu hadir di acara makan malam dengan tidak mengindahkan jaga jarak. 

Hal itu mengundang kemarahan dari warga yang menilai adanya ketidakadilan ketika pejabat negara tidak dihukum atas pelanggaran yang dilakukannya. Sementara warga, harus membayar denda yang nilainya cukup besar.

Yordania mengerahkan aparat keamanan untuk mendisiplinkan warga agar taat protokol kesehatan Covid-19.

Puluhan orang dilaporkan telah ditahan akibat tak patuh dengan perintah diam di rumah.

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: Aljazeera


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X