Badan Antariksa Eropa Buka Lowongan Astronot bagi Perempuan dan Penyandang Disabilitas

- 17 Februari 2021, 16:51 WIB
Astronot NASA berada di stasiun luar angkasa internasional (ISS).*
Astronot NASA berada di stasiun luar angkasa internasional (ISS).* /Instagram/@nasa

PIKIRAN RAKYAT - Badan Antariksa Eropa atau ESA membuka rekrutmen baru untuk astronot setelah 11 tahun. Pembukaan lowongan sebagai astronot baru terjadi saat penerbangan luar angkasa untuk mengangkut manusia mulai diluncurkan

Astronot Italia, Samantha Cristoforetti mengatakan, penyandang disabilitas dapat memiliki peluang untuk menjadi astronot, karena telah ada teknologi yang memungkinkan manusia berada di luar angkasa, yakni dengan misi ke Bulan dan akhirnya ke Mars.

Badan Antariksa Eropa (ESA) mengatakan pada hari Selasa, 16 Februari 2021, bahwa pihaknya ingin meningkatkan keragaman awaknya, dan ingin merekrut 26 orang untuk misinya tersebut.

Akan tetapi ESA menegaskan bahwa mereka mengharapkan jumlah yang sangat tinggi, ESA akan menerima lamaran pada bulan Maret untuk mengisi empat hingga enam lowongan di korps astro-nya. Para kandidat juga harus menjalani proses seleksi yang sulit yang berlangsung hingga Oktober 2021.

Baca Juga: Setubuhi Anak Kandungnya Selama 1 Tahun hingga Hamil, Ayah di Bogor Ditangkap Kepolisian

Baca Juga: Bill Gates Dikecam Netizen Usai Sebut Negara Kaya Hanya Boleh Makan Daging Sintetis

Hanya 16 persen dari pelamar untuk panggilan astronot ESA terakhir pada tahun 2008 adalah perempuan. ESA ingin melihat peningkatan yang dramatis kali ini. Aplikasi diterima dari 31 Maret hingga 28 Mei.

“Kandidat haruslah dipilih. siap secara mental untuk proses, mereka harus fasih berbahasa Inggris dengan pengetahuan yang baik tentang bahasa kedua. Tidak masalah apa bahasa kedua itu, tetapi harus bahasa kedua,” kata Lucy van der Tas, kepala akuisisi bakat ESA, pada konferensi media.

Dalam upaya mengadaptasi teknologi yang memungkinkan manusia berada di luar angkasa, astronot Italia Samantha Cristoforetti mengatakan hal tersebut dapat membuka peluang bagi penyandang disabilitas.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X