Betapa Kesepiannya Hidup Seperti Donald Trump, "Diasingkan" dari Internet

- 17 Januari 2021, 14:26 WIB
Sejumlah media sosial melarang Donald Trump membuat unggahan di akunnya. /Pixabay/Geralt


PIKIRAN RAKYAT -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di akhir masa jabatannya memicu serangkaian kecaman dari berbagai pihak, menyusul terjadinya kerusuhan Gedung Capitol pada 6 Januari 2021.

Dalam kerusuhan itu, pendukung Trump menerobos masuk dan melakukan huru hara di dalam gedung kongres yang saat itu sedang mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam pilpres AS 2020.

Lima orang tewas dalam kerusuhan Gedung Capitol itu. Donald Trump dianggap orang yang paling bertanggung jawab karena berusaha memancing pendukungnya mendatangi Gedung Capitol.

Baca Juga: Tiba-tiba Ungkit Pernikahan Kiwil dan Venti Figianti, Rohimah: Jangan Pikir Saya Lupa dengan Anda

Pidato Donald Trump di media sosialnya telah memicu pendukungnya untuk datang ke Gedung Capitol.

Akibat ulahnya itu, Presiden AS ke-45 itu dilarang di sejumlah media sosial, mulai dari Twitter, Facebook, YouTube, TikTok hingga Reddit.

Donald Trump seakan dibungkam dan diasingkan dari dunia internet usai unggahan atau cuitannya di media sosial yang berpotensi memicu kekerasan.

Baca Juga: Tak Didukung Penelitian dan Izin Terburu-buru, India Akan Suntikkan Vaksin Buatannya ke Warga

Ucapan Donald Trump di media sosialnya dianggap berbahaya bahkan dapat memicu kerusuhan selanjutnya ketika Joe Biden dilantik pada 20 Januari 2021.

Berikut adalah media sosial yang telah melarang atau membatasi ucapan berbahaya dari Donald Trump:

1. Twitter

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X