Pengadilan Kamboja Gelar Sidang Makar oleh Tokoh Oposisi, Termasuk Pengkhianatan juga Penghasutan

- 14 Januari 2021, 17:56 WIB
Ilustrasi hakim, jaksa, pengadilan, keadilan.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYATPengadilan di Kamboja menggelar persidangan makar oleh sejumlah tokoh oposisi pada Kamis, 14 Januari 2021.

Menurut aktivis, persidangan tersebut diduga sebagai langkah partai yang berkuasa untuk mengesampingkan ancaman terhadap monopoli politiknya.

Para terdakwa termasuk diantaranya 121 orang yang berafiliasi dengan Cambodia National Rescue Party (CNRP) yang dibubarkan karena tuduhan telah melakukan pengkhianatan dan penghasutan.

Baca Juga: [Hoaks Atau Fakta] Kepala Staf Presiden Sebut Vaksin untuk Jokowi Beda, Cek Faktanya

Dilansir Pikiran-Rakyat.com (PR) dari Reuters, Mu Sochua, wakil presiden CNRP yang berada di Amerika Serikat mengatakan bahwa ada 61 tokoh oposisi yang telah dipanggil untuk hadir ke pengadilan.

“Belum diketahui secara jelas berapa banyak yang akan hadir, mengingat banyak yang berada di pengasingan karena takut mereka tidak akan mendapatkan pemeriksaan yang adil,” kata Mu Sochua.

Pimpinanan CNRP, Kem Sokha ditangkap sebelum pemilihan pada 2018 dan partai dilarang beraktivitas.

Baca Juga: Berani Suntik Vaksin Covid-19, Ariel NOAH Ingin Berantas Berita Hoaks: Tak Terbukti Efek Sampingnya

Theary Seng, pengacara Amerika-Kamboja yang termasuk di antara mereka yang akan hadir di pengadilan, mengatakan bahwa dirinya memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk hak untuk menyatakan perbedaan pendapat.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X