Giliran Media Arab Soroti Musibah Sriwijaya Air: Kuliti Utang, Pembelian Pesawat Bekas, dan Murah

- 14 Januari 2021, 08:50 WIB
Para penyelam dari TNI AL saat melaksanakan pengajian bersama semalam sebelum Flight Data Recorder (FDR) Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan pada Selasa, 12 Januari 2021 di KRI Semarang-594. /Pikiran Rakyat/Amir Faisol

PIKIRAN RAKYAT - Kecelakaan pesawat jatuh milik maskapai Sriwijaya Air, pada 9 Januari 2021 tidak luput dari perhatian warga dunia.

Betapa tidak, tragedi ini menewaskan 62 isi pesawat termasuk anak-anak dan bayi, dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak.

Salah satu media asing, The New York Times telah mengulas buruknya pemeliharaan pesawat di Indonesia.

 Baca Juga: Gantikan Oded M Danial, Sekda Kota Bandung Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Pertama

Telegraph bahkan mengangkat spekulasi seorang analis aviasi bahwa Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu mungkin grounded selama sembilan bulan akibat pandemi.

Namun, Kementerian Perhubungan RI telah menegaskan bahwa pesawat yang jatuh tersebut laik terbang, demikian diumumkan 12 Januari 2021.

Usai media Amerika Serikat dan Inggris tersebut, giliran media Arab Saudi milik Raja Fahd membuat pelaporan mendalam menyoroti kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

 Baca Juga: Objek Wisata di Garut Tutup Total hingga 25 Januari 2021, Wisatawan Diimbau Putar Balik

Al Arabiya, media tersebut memulai tulisan dengan sejarah Sriwijaya Air pertama mengudara, dengan berbekal satu pesawat pada tahun 2003.

Sriwijaya Air Indonesia telah menjadi grup maskapai penerbangan nomor 3 di Indonesia.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Al Arabiya


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X