Memprihatinkan! Inilah Perjuangan Warga Suriah Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

- 25 Desember 2020, 19:28 WIB
Ilustrasi bendera Suriah.*
Ilustrasi bendera Suriah.* /Pixabay/Kaufdex

PIKIRAN RAKYAT – Perjuangan warga Suriah Utara belum sepenuhnya pulih pascaperang yang telah berlangsung satu dekade lamanya. Kini, warga Suriah Utara dihadapkan pada kasus virus Corona yang sedang mengalami lonjakan di wilayahnya.

Sejak 2013 hingga 2017, pejuang ISIL (ISIS) menggunakan bekas lapangan dan kompleks olahraga sebagai basis pelatihan.

Pada Oktober 2020, fasilitas tersebut beralih fungsi. Tidak lagi sebagai basis pelatihan, melainkan sebagai area tanggap Covid-19 yang jumlahnya terus mengalami lonjakan di wilayah tempat mereka berjuang dari efek kehancuran akibat perang yang berlangsung hampir satu dekade.

Baca Juga: Virus Corona Varian Baru Ditemukan di Inggris, Ini yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin

“Kami melengkapi pusat itu dalam sebulan untuk menangani kasus-kasus virus korona sedang dan pada 20 November itu sudah siap,” kata Obeid Muslim, kepala Komite Kesehatan Tabqa di Administrasi Otonomi Utara dan Timur Suriah yang dikutip Pikiran-Rakyat.com (PR) dari Al Jazeera.

“Sejauh ini, kami memiliki empat ventilator dan 24 tempat tidur, tetapi kami sedang mengatur untuk mendapatkan 50 tempat tidur lagi. Kasusnya meningkat,” katanya.

Di Manbij, 100 km lebih jauh ke utara, sekolah yang digunakan ISIS sejak 2014 hingga 2016 untuk melatih dan mengindoktrinasi para pejuang juga beralih fungsi menjadi fasilitas kesehatan yang dilengkapi 20 tempat tidur untuk keadaan darurat Covid-19.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 26 Desember 2020: Capricorn, Aquarius dan Pisces Jangan Katakan Cinta Sekarang!

Ketika pandemi masuk ke wilayah Tabqa dan Manbij, kebutuhan ruang baru bagi pasien sangat diperlukan. Beruntungnya ada dua bekas pangkalan ISIL yang tersedia dan cukup besar untuk menampung dan merawat pasien Covid-19.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X