Pria Kulit Hitam Dihajar Membabi Buta oleh Oknum Polisi Prancis, Emmanuel Macron Kaget

- 28 November 2020, 13:40 WIB
Ilustrasi tindak kekerasan. /PIXABAY/Annabel_P

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan terkejut dengan gambar-gambar yang menunjukkan bahwa produser musik kulit hitam dipukuli dan dilecehkan secara rasial oleh polisi di Paris.

Sementara itu, otoritas Prancis sedang menyelidiki tuduhan bahwa produser musik tersebut diserang secara fisik dan dilecehkan secara rasial selama pemeriksaan polisi setelah rekaman CCTV dari insiden itu dirilis.

Pemukulan di dalam pintu masuk sebuah gedung terekam oleh CCTV dan rekaman ponsel yang beredar dan menjadi berita utama di berbagai saluran TV Prancis, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Aljazeera.

Baca Juga: 5 Pemain Persib Pemilik Nomor Keramat 10 yang Diwacanakan Dipensiunkan Sepeninggal Diego Maradona

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin mengatakan bahwa petugas itu akan diberi sanksi jika dugaan kesalahan itu telah mendapat konfirmasi.

Korban, yang hanya memberikan identitasnya sebagai Michel, mengatakan bahwa dirinya dilompati oleh polisi di studio musiknya di Paris pada 21 November.

Lebih lanjut, dikatakannya bahwa Ia telah berjalan di jalan tanpa menggunakan masker, hal tersebut dikabarkan bertentangan dengan protokol kesehatan Covid-19 Prancis, dan setelah melihat mobil polisi, Ia pergi ke studionya guna menghindari denda.

Baca Juga: Suami Mama Lita MasterChef Indonesia Season 5 Meninggal Dunia, Tinggalkan Anak Bungsu Usia 11 Bulan

Namun, katanya pihak kepolisian membuntutinya ke dalam, mulai menyerang dan melecehkannya secara rasial.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X