Tunjukkan Gurunya ke Pelaku, Empat Siswa Didakwa Terlibat Atas Pembunuhan Samuel Paty di Prancis

- 26 November 2020, 18:45 WIB
Ilustrasi bendera Prancis dan Muslim. /PIXABAY/MichelV/senjakelabu29


PIKIRAN RAKYAT - Empat siswa Prancis didakwa terlibat atas pembunuhan seorang guru sejarah bernama Samuel Paty beberapa waktu lalu.

Tiga siswa didakwa karena diduga menunjukkan guru itu kepada pembunuhnya. Leher guru itu kemudian digorok oleh seorang imigran asal Chechnya karena menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW di dalam kelas.

Pembunuhan Paty memicu semburan kemarahan yang mendorong Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menindak ekstremisme dan kekerasan Islam di negaranya.

Baca Juga: Pakistan Sebut Presiden Macron Perlakukan Muslim Seperti Nazi, Prancis Tuntut Tarik Komentarnya

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari AFP, menurut sumber di pengadilan, tiga dari empat siswa yang didakwa pada Kamis, 26 November 2020 diduga mengidentifikasi Paty dengan pembunuhnya.

Pelaku pembunuh bernama Abdullakh Anzorov (18) dilaporkan memberi uang ratusan euro kepada siswa untuk meminta bantuan mengidentifikasi guru itu.

"Ketiganya (siswa), yang berusia antara 13 dan 14 tahun, dituduh terlibat dalam pembunuhan teroris," kata sumber itu.

Baca Juga: Heboh Boikot Produk Prancis, Menlu Uni Emirat Arab Justru Bilang Tindakan Emmanuel Macron Benar

Sementara siswa keempat, bernama Brahin Chnina yang meluncurkan kampanye daring melawan guru itu dan mengecam penggunaan kartun di majalaj Charlie Hebdo.

Chnina dituduh memfitnah Paty setelah menceritakan versi kejadian dirinya sendiri, namun sebenarnya dia tidak ikut menghadiri mata pelajaran yang diajarkan guru itu.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji

Sumber: AFP


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Arah Kata

PKS Keberatan Atas RUU BPIP

18 Januari 2021, 22:48 WIB
X