Berawal dari Kesalahan, Efektivitas AstraZeneca untuk Vaksin Corona Justru Tunjukkan Harapan Tinggi

- 25 November 2020, 19:53 WIB
ILUSTRASI vaksin virus corona Covid-19.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - AstraZeneca dari Oxford mengumumkan data sementara Fase 3 dari uji coba vaksin virus corona pada Senin 23 November 2020.

Hasil dari uji coba Fase 3untuk vaksin virus korona eksperimental mereka, mengungkapkan bahwa obat tersebut rata-rata efektif 70 persen.

Sedangkan Pfizer dari Moderna keduanya melaporkan kemanjuran yang serupa, yang bahkan lebih baik daripada hasil Oxford.

Baca Juga: Jepang Janjikan Bantuan Dana Rp10 Triliun untuk Afganistan, Difokuskan pada Pertanian dan Pendidikan

Bahkan vaksin Pfizer dan Moderna tampaknya jauh lebih cocok untuk melindungi terhadap infeksi virus corona atau penyakit COVID-19 yang parah daripada obat Oxford karena berada pada tingkat 95 persen.

Namun, kandidat Oxford memang memiliki dua keunggulan penting dibandingkan obat lain.

Vaksin ini lebih murah untuk diproduksi massal dan akan jauh lebih terjangkau bagi pemerintah.

Baca Juga: 2.000 Lebih Buruhnya Positif Covid-19, Top Glove akan Tutup Sebagian Pabrik

Obat Oxford juga dapat bertahan pada suhu lemari es biasa, yang berarti dapat diangkut dan didistribusikan lebih mudah daripada yang lain.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: The Guardian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X