Paus Fransiskus Singgung Soal Muslim Uighur di Buku Terbarunya, Tiongkok Berikan Bantahan

- 24 November 2020, 19:26 WIB
Paus Fransiskus. /Instagram.com/@fransiscus

 

PIKIRAN RAKYAT – Tiongkok mengkritik Pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus, atas pernyataan dalam buku terbarunya.

Buku terbaru Paus Fransiskus diketahui menyebutkan mengenai penderitaan yang dialami oleh kelompok minoritas Muslim Uighur di Tiongkok.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian mengatakan bahwa pernyataan Paus Fransiskus sama sekali tidak berdasar.

Baca Juga: 20 Orang di Pondok Pesantren Kena Corona Usai Jenazah Covid-19 di Indramayu Dipaksa Transit

Pernyataan tersebut disampaikan Zhao Lijian dalam rapat harian pada hari Selasa, 24 November 2020.

“Orang-orang dari seluruh kelompok etnik, menikmati hak penuh atas kelangsungan hidup, pembangunan, dan kebebasan beragama,” tuturnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Channel News Asia.

Tetapi, Zhoa Lijian sama sekali tidak menyebutkan mengenai kamp yang berisi lebih dari 1 juta warga imigran dan anggota dari kelompok minoritas Muslim Uighur telah ditahan.

Baca Juga: Penjualan Daihatsu Tembus 77.471 Unit Hingga Oktober 2020, Gran Max Terlaris

Halaman:

Editor: Nuzulia Rega

Sumber: Channel News Asia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X