Pikiran Rakyat
USD Jual 14.039,00 Beli 14.137,00 | Cerah berawan, 26.6 ° C

242 Karya Masuk Penjaringan Festival Film Budaya Nusantara

Retno Heriyanto
REKTOR Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Een Herdiani (kedua kanan) didampingi Ketua Pelaksana Festival Film Budaya Nusantara, R Y. Adam Panji Purnama (kanan) saat memberikan keterangan pers tentang Festival Film Budaya Nusantara 2019 Sabtu 19 Oktober 2019 bertempat di Wall of Fame  Festival Fim Budaya Nusantara 2019 di kampus ISBI Bandung Jalan Buah Batu Bandung.*/RETNO HERIYANTO/PR
REKTOR Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Een Herdiani (kedua kanan) didampingi Ketua Pelaksana Festival Film Budaya Nusantara, R Y. Adam Panji Purnama (kanan) saat memberikan keterangan pers tentang Festival Film Budaya Nusantara 2019 Sabtu 19 Oktober 2019 bertempat di Wall of Fame Festival Fim Budaya Nusantara 2019 di kampus ISBI Bandung Jalan Buah Batu Bandung.*/RETNO HERIYANTO/PR

BANDUNG,(PR).- Festival Film Budaya Nusantara kembali diselenggarakan Istitut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung bersama Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sebanyak 242 film masuk penjaringan nominasi dari sekitar 500 lebih karya yang masuk masuk tahap seleksi penjurian.

“Penekanan konsep budaya nusantara melalui festival film ini, diharapkan menjadi wahana  bagi para sineas, akademisi, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengembangkan kreativitas dibidang sinematografi. Selain itu kegiatan (Festival Fim Budaya Nusantara) juga diharapkan ada banyak karya yang mampu memberikan kontribusi menggali potensi keberagaman seni budaya Indonesia dalam kemasan rekaman audio visual atau media rekam sehingga aset berharga nusantara dapat diapresiasi oleh masyarakat secara lebih luas,” ujar Rektor ISBI Bandung Een Herdiani pada acara jumpa pers di Wall of Fame  Festival Fim Budaya Nusantara 2019 di kampus ISBI Bandung Jalan Buah Batu Bandung, Sabtu 19 Oktober 2019.

Didampingi Ketua Pelaksana Festival Film Budaya Nusantara, R Y. Adam Panji Purnama, dikatakan Een, kegiatan yang  dirilis pada tahun 2018 mendapat apresiasi masyarakat luas dengan masuknya lebih dari 500 karya dan 242 diantaranya layak masuh tahap penilaian. “Bahkan pesertanya bukan hanya dari wilayah pulau Jawa saja, tapi hampir mencakup seluruh Indonesia,” ujar Een.

Ditambahkannya, kegiatan yang didesain menjadi program unggulan tahunan Prodi Film dan Televisi ISBI Bandung, bertujuan untuk meningkatkan produksi film Indonesia yang berkualitas. Selain itu juga dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap budaya nusantara Indonesia, sebagai media apresiasi film Indonesia di kalangan pelajar maupun mahasiswa dan umum, serta sebagai ajang kompetisi untuk meningkatkan mutu film Indonesia.

Selain tahapan penilaian yang dilakukan dewan juri yang terdiri dari Dirmawan Hatta, Lianto Luseno dan Hermawan, masing-masing  ditetapkan lima katagori Film Fiksi Pelajar dan  Film Fiksi Umum, serta katagori Film Dokumenter Pelajar dan Film Dokumenter Umum. Adapun daftar film tersebut adalah :

Nominasi Film Fiksi Pelajar

1.Hasta karya SMK Geoinformatika Bogor
2. Lempar Selop karya SMK Pelita Gedongtataan Pesawaran Lampung
3. Panceg karya SMKN 1 Kota Cimahi
4.Rakat karya SMEKMA Film Banjar Kalimantan Selatan
5. Rempugan karya SMKN 51 Jakarta

Nominasi Film Fiksi Umum

1.Angkara  karya Dream House Production Bali
2.Tope Pendem karya Komunitas Film Klaten dan FFTV IKJ Klaten
3.Has Bee Found karya Dialectica Bandung
4.How To Act Like Hooman karya Cinema Without Wall International Film Lab Bali
5.Rawuh karya Ambisius Picture Gynee Medan

Nominasi Film Dokumenter Pelajar

1.Pasur karya SMA Khadijah Surabaya
2.Lautze karya SMKN 6 Jakarta
3.Kunta karya SMAN 1 Kutowinangun
4. Tumpek Kandang karya SMAN 1 Gianyar Bali
5.Pasukan Citarum Harum karya SMKN 1 Cimahi

Nominasi Film Dokumenter Umum

1.Tomma Hudangi Mengabdi Pada Yang Mati
2.Si Macan Liar
3.Hikayat Tearakhir
4.Kaloumang Sama
5.Linggih Aksara

Bagikan: