Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 19.1 ° C

Mewarnai Bantu Anak-anak Lawan Kecanduan Gawai

Gita Pratiwi
SEJUMLAH peserta mewarnai gambar yang mereka buat, dalam lomba mewarnai se-Bandung, di Taman Lalu Lintas, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu, 9 Oktober 2019.*/GITA PRATIWI /PR
SEJUMLAH peserta mewarnai gambar yang mereka buat, dalam lomba mewarnai se-Bandung, di Taman Lalu Lintas, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu, 9 Oktober 2019.*/GITA PRATIWI /PR

JANGAN remehkan aktivitas mewarnai yang umumnya dilakoni anak-anak di tingkat PAUD dan Taman Kanak-kanak. Kegiatan itu, apalagi dengan melibatkan orangtua, banyak manfaatnya. Dari melatih sensor motorik hingga mendekatkan anak dan orangtua.

Hal itu dikatakan Ketua Ikatan Guru TK Indonesia Kota Bandung, Nanan Kartini, saat ditemui di sela penjurian lomba mewarnai se-Bandung, di Taman Lalu Lintas, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu, 9 Oktober 2019.

"Jika kita perhatikan, dalam menyelesaikan karyanya anak-anak bisa belajar banyak hal. Dari mulai memilih warna, berani memutuskan pilihan warna, melatih fokus saat menyelesaikan karyanya, hingga bangga akan karya yang dibuatnya. Banyak sekali manfaat positifnya," kata Nanan.

Kompetisi sejak dini juga menjadi salah satu bentuk belajar mengajar di luar ruangan. Yang memungkinkan para siswa dapat menemui berbagai suasana, mengeksplorasi banyak hal di sekelilingnya, dan bisa mendekatkan hubungan anak dan orangtua.

Di banyak lomba, anak-anak dibiarkan sendiri tanpa pengawasan orangtua. Sementara pada lomba kali ini, orangtua dibolehkan mendampingi dan mengarahkan, meski kreativitas anak dibebaskan mengalir.

"Ada interaksi dengan orangtua, tapi anak akan belajar mandiri, tidak menangis, dan berkreasi," ujar Nanan.

Sebanyak 1.070 murid di Kota Bandung mengikuti lomba ini, termasuk kategori mewarnai untuk TK, dan menggambar bagi siswa SD. Nanan mengatakan, hasil karya mereka di atas ekspektasi, yakni sangat baik.

Dalam waktu dua jam, para peserta diberikan waktu untuk berkreasi dalam mewarnai bahan yang telah disiapkan dan mengeksplorasi kemampuan berimajinasi, yang dituangkan dalam gambar.

"Salah satu latar belakang penyelenggaraan ini adalah karena keprihatinan kami terhadap ketergantungan anak pada gadget, yang memang tidak bisa dihindari saat ini. Kami melihat bahwa anak-anak membutuhkan aktivitas-aktivitas di luar kelas belajar formal yang dapat mendorongnya untuk mengembangkan imajinasi namun tetap menyenangkan,” ujar Branch Manager Alfamart Bandung Danny Febrianto, sebagai penyelenggara.

Sari (29) salah seorang orangtua peserta mengatakan bahwa anaknya antusias mengikuti lomba mewarnai. Lomba mewarnai juga menjadi sarana belajar anak untuk berkompetisi.

“Selain menyalurkan hobi,lomba seperti ini sangat baik untuk memacu anak agar berprestasi. Tidak harus menang, yang penting anak jadi punya pengalaman ikut perlombaan, ” ujarnya.***

Bagikan: