Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 19.1 ° C

Mencari Biji Terbaik di Kontes Kopi Spesialti 2019

Gita Pratiwi
ILUSTRASI.*/REUTERS
ILUSTRASI.*/REUTERS

BANDUNG, (PR). - Kontes Kopi Specialti Indonesia (KKSI) memasuki tahun ke-11, dan mengambil Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah.

Seperti diketahui bahwa kopi spesialti merupakan tingkat tertinggi yang dilabelkan untuk sebuah kopi yang memiliki rasa terbaik. Serta diketahui dari mana kopi itu berasal, jenis, beserta varietasnya.

Tidak semua kopi bisa mendapatkan predikat spesialti. Kopi tersebut harus melalui proses yang sesuai standar mulai hulu hingga hilir. Selain itu juga harus melalui test cupping dan harus mendapatkan nilai minimal 80.

Menurut Adep Husni dari PT Langit Biru Maharaya, event ini akan digelar di Gedung Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, 17-19 Oktober 2019.

"Kami harap KKSI dapat menjadi salah satu cara menginventarisasi karakteristik mutu fisik dan citarasa kopi spesialti dari seluruh Indonesia," kata Adep, Kamis, 9 Oktober 2019.

Acara ini juga bertujuan memilih hasil  panen tahun kontes yang memiliki mutu fisik dan citarasa terbaik. Serta, kata dia, mendukung pemantapan dan pengembangan  produksi kopi spesialti di Indonesia untuk pasar ekspor dan pasar domestik.

Dorongan berinvestasi

Terselenggara oleh AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia), bagi yang memenangkan kontes ini akan memperoleh dorongan berinovasi. Selain tentunya akan ada bantuan promosi, baik untuk biji kopi unggulan maupun daerah penghasil biji tersebut.

"Diharapkan juga dapat meningkatkan wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun nusantara ke daerah penghasil kopi  di Indonesia," kata Adep.

Ratusan peserta yang berasal dari perorangan, kelompok tani, koperasi, perusahaan, dinas pemerintah, lembaga penelitian, coffee shop, eksportir kopi, memenuhi ajang ini di tahun-tahun sebelumnya. Jadi, ujar Adep, gelaran ini dapat menjadi wadah bagi interaksi bisnis para pelaku industri  kopi di Indonesia dan dunia.

Dia menjelaskan, terdapat dua tahap dalam seleksi, yaitu peserta mengirimkan sampel kopi, dan dari seleksi awal akan diambil 15 kopi. Seleksi tahap akhir yang akan di lakukan di Gedung Sabilulungan Bandung pada tanggal 19 Oktober 2019. Kontes akan memenangkan untuk masing-masing kelompok yakni natural, robusta, dan arabika.

Selain seleksi, mulai Kamis 17 Oktober 2019 terdapat forum diskusi, kompetisi manual brewing, dilanjut simposium kopi Asia pada hari berikutnya. Di hari final, terdapat juga kompetisi fun cupping dan Pasar Kopi.***

Bagikan: