Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Badai petir, 27.5 ° C

Reynold dan Senar Gitar Berupaya Hadirkan Nuansa Segar

Satira Yudatama
REYNOLD & Senar Gitar.*/SATIRA YUDATAMA/PR
REYNOLD & Senar Gitar.*/SATIRA YUDATAMA/PR

BAND Reynold & Senar Gitar (RsG) merilis single anyar berjudul "Vitamin" pada 2 Oktober 2019. Kini, single dari band beranggota inti Reynold Affandi (gitar), dan Jolling Kribo (vokal) itu telah tersedia di sejumlah laman penyedia layanan unduh, dan streaming musik. Dalam rangka mempromosikan single, personel bakal berkunjung ke sejumlah daerah di wilayah Jawa, dan Bali.

Reynold mengatakan, rangkaian promosi single terjadwal selama tiga bulan ke depan. "Membarengi cara promosi sebagaimana kebanyakan pemusik yang baru merilis karya, kami membubuhkan pendekatan tersendiri," kata Reynold saat dijumpai di Hotel Suria City, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Roadshow ke berbagai radio, ucap Reynold, tetap ada. Selain itu, personel bakal menerapkan cara-cara lain, di antaranya, mengunjungi sekaligus tampil bersama seorang gitaris difabel, memanggung di lembaga permasyarakatan, berkolaborasi dengan penari, membuat konten di tengah rangkaian promosi. Memanfaatkan jadwal rangkaian promosi single, personel juga berupaya mempererat kedekatan dengan para penggemar.

RsG, ucap Reynold, mengusung genre reggae hybrid. Unsur dub, dan penyertaan elemen bunyi dari pengoperasian perangkat looping beserta sequencer turut mewarnai tampilan aransemen. Ketika memanggung, RsG menerapkan format band penuh, beroleh bantuan sejumlah additional players. Harapan atas usungan genre dapat menghadirkan nuansa segar bagi penikmat musik.

"Saya memang mengusung reggae pada proyek band sebelumnya (Cozy Republik). Akan tetapi, lantaran pernah tergabung dalam Slank, citra rock masih melekat. Demikian pula Jolling yang punya jiwa rock kental. Melalui usungan genre, kami pun hendak menunjukkan semangat eksplorasi bermusik," tutur Reynold.

Reynold memaparkan, pembuatan single memerlukan waktu hanya satu hari. Salah seorang musisi yang juga pernah tergabung dalam Slank, Parlin "Pay" Burman BIP memproduseri single RsG. Penggarapan single berlangsung di kawasan Puncak. Personel bersama Pay di Puncak selama lima hari. "Rio Ricardo (keyboardist) juga ada di sana, ikut membantu. Selama berada di Puncak, Kami bisa membuat satu lagu per hari. Sudah ada lima lagu, salah satu di antaranya menjadi single. Kami masih menyimpat empat lagu lain sebagai tabungan," ucapnya.

Dia menuturkan, lirik pada single memuat pesan kiasan perihal isu lingkungan dan sosial. Vitamin sebagaimana yang tertera sebagai judul single merupakan zat penting bagi jiwa, dan raga makhluk hidup. Makna di balik judul single juga mencerminkan pengalaman personal, beroleh dukungan energi dari banyak pihak.

Perjalanan RsG bermula dari perjumpaan Reynold dengan Jolling di Sukabumi pada awal Februari 2019. Ketika itu, Reynold, dan Jolling tampil di panggung yang sama, tapi dengan proyek band masing-masing. Reynold terkesan akan penampilan Jolling, kemudian mengajak untuk berkarier bareng.

Reynold telah lama berkiprah belantika musik, sempat tergabung dalam Slank (formasi 14), turut serta pada album "Lagi Sedih" (1997). Sementara itu, Jolling merupakan vokalis yang mempunyai kebolehan bernyanyi dengan nada-nada tinggi, mengawali karier dari lingkungan komunitas di Sukabumi.

Jolling mengaku sangat beruntung beroleh kesempatan berkarier bersama Reynold. "Saat Bang Reynold mengajak, saya baru merayakan ulang tahun. Kado ulang tahun yang luar biasa," ucap Jolling.

Sebelum terbentuk RsG, Reynold menjalankan proyek duo bernama Senar Gitar, bersama Ade. Senar Gitar sempat membuat album "Journey Of Life", berisi sejumlah lagu, di antaranya bentuk aransemen ulang atas (lagu) milik Slank yang berjudul "Lorong Hitam" (dari Album "Lagi Sedih").***

Bagikan: