Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 20 ° C

Takut Ada yang Menunggangi, 60 Musisi Tolak Sponsor

Anwar Effendi
PULUHAN musisi lintas generasi siap tampil dalam konser Musik Untuk Republik.*/ISTIMEWA
PULUHAN musisi lintas generasi siap tampil dalam konser Musik Untuk Republik.*/ISTIMEWA

JAKARTA, (PR).- Rasa prihatin atas atas perpecahan anak bangsa pasca-Pilpres dirasakan para penyanyi dan musisi lintas generasi. Karenanya, untuk menyatukan kembali persatuan anak bangsa tidak kurang 60 musisi dan penyanyi lintas generasi akan menggelar konser "Musik Untuk Republik" yang bakal digelar di Bumi Perkemahan Cibubur pada 18-20 Oktober 2019 mendatang.
      
Gagasan menggelar konser Musik Untuk Republik kemudian disampaikan kepada musisi yang dituakan yakni personil Godbless. Setelah mendapat respons dari Ahmad Albar, Ian Antono dan Donny Fatah maka konser yang dihelat gratis ini siap dilaksanakan.
       
"Kami para penyanyi dan musisi merasa ada keresahan karena polarisasi setelah pesta demokrasi kemarin. Keresahan sekarang sudah merambah ke mana-mana, sudah bawa etnis, ras dan agama. Berangkat dari kenyataan tersebut, kami merasa perlu menyatukan kembali. Kalau bukan musisi siapa lagi yang memberi contoh," kata ketua pelaksana konser "Musik untuk Republik" Rayden Sujono, di Jakarta, belum lama ini.
     
Sementara  Lilo "Kla" mengatakan bahwa konser tersebut tanpa sponsor dan tidak dipungut biaya alias gratis. "Semoga ini bisa bergulir di seluruh provinsi Indonesia, tidak gampang memang bikin ini tapi kita juga berterima kasih kepada orang-orang yang sudah menyumbang ide dan materi," kata Lilo.

Takut ada modus

  Alasan kenapa panitia tidak mencari sponsor, karena takut ada modus. "Kenapa tidak ada sponsor? Karena untuk yang pertama ini kami tidak ingin dibilang ditunggangi," tuturnya.
       
Konser itu akan menghadirkan lebih dari 60 musisi dari lintas genre di antaranya Godbless, Edane, Cokelat, Kikan Namara, Glenn Fredly, Iwa K, Inul Darastita, Iis Dahlia, NTRL, Jamrud, Slank, The Fly, /rif, Voodoo, Tony Q Rastafara, Java Jive, Kotak, Pas Band, Superglad, Sandhy Sondoro, Siksakubur, Mulan Jameela, Saint Loco dan lainnya.
        
"Kita bikin satu panggung besar saja, panggungnya hanya akan ada di situ. 60 performance hanya akan tampil di situ saja. Kami akan silih berganti dan pengaturannya kami akan mengatur flow-nya sedemikian rupa," kata Ezra Simanjuntak selaku production director.
        
Tidak hanya pertunjukan musik, konser tersebut juga akan menghadirkan lokakarya serta area berkemah gratis selama acara berlangsung.***

Bagikan: