Pikiran Rakyat
USD Jual 14.007,00 Beli 14.105,00 | Umumnya cerah, 25.8 ° C

Aksi Magis Cadabra di Trans Studio Bandung

Windy Eka Pramudya
BAGIAN pertunjukan Cadabra: The Word to Change Everything yang bisa disaksikan mulai Sabtu, 17 Agustus 2019 di Trans City Theater Trans Studio Bandung (TSB), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR
BAGIAN pertunjukan Cadabra: The Word to Change Everything yang bisa disaksikan mulai Sabtu, 17 Agustus 2019 di Trans City Theater Trans Studio Bandung (TSB), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR

 

SEORANG pria terikat kencang di kursi eksekusi. Dalam waktu 90 detik, dia harus melepaskan diri. Jika tidak, sebuah gergaji bulat yang sedang berputar kencang siap mencincang sang pria.

Atraksi menegangkan tersebut menjadi bagian pertunjukan Cadabra: The Word to Change Everything. Mulai Sabtu, 17 Agustus 2019, Cadabra ditampilkan reguler di Trans City Theater Trans Studio Bandung (TSB), Jalan Gatot Subroto Kota Bandung. Pertunjukan Cadabra hadir setiap hari pukul 13.00, kecuali Jumat pukul 14.00 WIB.

Pertunjukan Cadabra terdiri atas beberapa atraksi, yaitu The Pain Game, Message from Hell, Russian Roulette, Hi Tech Magic, Walking Legs, The Choice of the Unseen, dan Dekolta Chair. Aksi membebaskan diri dari kursi eksekusi merupakan bagian dari The Pain Game.

Ada pula Russian Roulette yang melibatkan interaksi penonton. Pasalnya, sang magician memanggil tiga orang penonton untuk memilih tiga dari empat kantong yang tidak ada paku tajamnya. Ketajaman intuisi dan keberuntungan menjadi penentu, kantong mana yang bisa membuat terluka dengan paku tajamnya.

Berbalut teknologi

Rangkaian pertunjukan Cadabra juga menyajikan aksi sulap berbalut teknologi. Dalam judul Hi Tech Magic, permainan sulap dipadukan dengan konsep multimedia tiga dimensi. Visual yang tercipta berupa gambar hologram yang bergerak.

Head of Show & Production Trans Studio Bandung Ferdinand Rahman mengungkapkan, program pertunjukan sulap di TSB selalu diganti setiap dua tahun sekali. Di tahun ini, TSB mengkreasikan pertunjukan baru agar pengunjung tidak bosan.

Ferdinand menyebutkan, pertunjukan Cadabra berlangsung selama 30-35 menit. Pertunjukan juga berlangsung reguler setiap hari.

"Di aksi Cadabra kami menampilkan para staf TSB. Kami bangga dengan sumber daya yang kami punya. Jika biasanya ada penampil dari Tiongkok atau Eropa, di Cadabra kami memaksimalkan sumber daya manusia TSB yang telah berlatih keras," tutur Ferdinand.

Sementara itu, Head of Marcomm Trans Studio Bandung Triya Filia menyebutkan, tajuk Cadabra dipilih karena menggambarkan citra sulap. Menurut Triya, Cadabra akan membawa pengunjung ke alam mimpi, karena sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

"Pertunjukan ini untuk keluarga karena tidak ada aksi yang mengerikan. Jadi siapa pun bisa menonton Cadabra dan mendapat pengalaman berbeda," ujar Triya.***

Bagikan: