Pikiran Rakyat
USD Jual 14.007,00 Beli 14.105,00 | Umumnya berawan, 27.3 ° C

Mengenal Makanan Kesukaan Presiden RI, Era Gus Dur dan Megawati

Vebertina Manihuruk
MAKANAN kesukaan Gus Dur.*/ARIF HIDAYAH/PR
MAKANAN kesukaan Gus Dur.*/ARIF HIDAYAH/PR

BERBEDA dengan kuliner kesukaan Soekarno, Soeharto, dan B.J Habibie, mantan Presiden Abdurrahman Wahid juga memiliki makanan kesukaan. Presiden yang lebih akrab disapa Gus Dur itu juga menyukai aneka kreasi kuliner khas di rumah makan padang. Apalagi, dia menyukai berbagai olahan menggunakan santan seperti gulai atau kalio.

Bukan itu saja, Presiden Abdurrahman Wahid bahkan menyukai gulai jeroan! Seperti yang disantapnya di salah satu rumah makan padang yang terletak di dekat kantor PBNU Jakarta, yaitu gulai otak sapi dan gulai limpa. Selain itu, ia pun menyukai dendeng batoko.

Sajian itu juga bisa disantap di rumah makan Mitra Sederhana Pasteur, Jalan Pelajar Pejuang 45 No. 64, Kota Bandung. Kuah gulai yang lekoh dan sambal yang gurih terasa sangat nikmat disantap di segala suasana.

Yang agak jarang ditemui adalah dendeng batoko yang merupakan dendeng basah. Bila biasanya dendeng disajikan dalam tekstur yang kering, dendeng batoko tetap tebal tapi tetap empuk disantap. Apalagi, ketika dinikmati bersama sambal baldonya yang gurih, nikmat!***


Megawati Soekarnoputri

Lalu, bagaimana dengan Megawati Soekarnoputri?

Karena kedekatannya dengan masyarakat Bali, Presiden Megawati memang menyukai juga sajian makanan khas Bali. Salah satu yang menjadi favoritnya adalah ikan bakar yang khas di Gianyar, Bali. Di sana, aneka ikan laut memang disajikan secara spesial dan dicari para pemburu wisata kuliner.

Karena Indonesia merupakan negara kelautan, sajian ikan bakar memang bisa ditemukan di banyak tempat. Seperti di Lampung, di Maluku, di Manado, dan di Makasar. Aneka bumbu sambalnya pun terasa spesial di masing-masing tempat.

Di Kota Bandung, salah satu restoran yang menyajikan ikan laut bakar adalah Cafetaria Sunda 89 di Jalan Sunda Kota Bandung. Ada beberapa jenis ikan laut yang menjadi favorit, yaitu ikan bawal, ikan kuwe, dan ikan baronang.

Menurut salah seorang pegawainya, Zani, olahan di sana pun beragam yang memang kebanyakan khas Makasar. Salah satu yang disajikan adalah ikan bakar polos, namun diberikan tiga macam sambal seperti sambal mangga, sambal dabu-dabu, dan sambal kecap.***

Bagikan: