Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 22.3 ° C

Jaga Kebugaran, Siti Nurhaliza Gemar Bersepeda

Eva Fahas
*/INSTAGRAM/CTDK
*/INSTAGRAM/CTDK

SOLOIS asal Negeri Jiran, Siti Nurhaliza kini punya kesibukan baru. Selain merawat anak sematawayangnya, Siti Aafiyah Khalid, ia juga tengah menekuni bisnis produk kecantikan dan perawatan kulit.

Kesibukan pelantun tembang Cindai ini diakuinya cukup menguras waktu dan tenaga. "Nasib baik, anak saya masih berusia satu tahun. Belum mengenal protes kepada ibunya. Tiap saya berangkat kerja, dia manisnya bilang "bye bye" sambil melambaikan tangan. Saya kerja lebih tenang," ujarnya.

Ditemui saat peluncuran brand kosmetik dan perawatan kulitnya, Simplysiti, di Rumah Maroko, Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019, Siti tidak menampik jika di usianya kini ia menjadi cepat lelah. Dengan aktivitas segudang, wajar jika perempuan kelahiran 11 Januari 1979 itu harus pandai menyiasati kebugarannya.

Salah satunya dengan bersepeda. Bersama suaminya, Khalid Mohd Jiwa, pasangan ini dikenal sangat gemar bersepeda. Bahkan belum lama ini keduanya sempat mengikuti kejuaraan bersepeda jarak jauh untuk sepeda gunung.

Ia berhasil mengayuh sepeda sejauh 78 kilometer dengan waktu tempuh selama tiga jam. Bisa dikatakan, pengalaman tersebut sangat berharga bagi Siti karena menjadi pembuktian bahwa ia mampu menaklukkan rute kejuaraan yang terbilang menantang dengan banyaknya tanjakan dan turunan.

Hanya saja, ia juga mendapat pengalaman tak terlupakan lainnya. Siti sempat terjatuh dari sepedanya. Beruntung, ia terjatuh di jalan yang datar, bukan ketika melewati tanjakan atau turunan curam.

"Nasib baik saya. Tidak ada cedera serius. Hanya bagian tangan yang tergores, lutut sedikit sakit, tapi sudah oke," ujarnya.

Ia juga menampik jika lantas mendapat trauma dari pengalamannya itu. Justru, ia semakin bersemangat untuk terus bersepeda. Meski demikian, ia mengaku akan lebih berhati-hati ke depannya. "Harus ingat ada Aafiyah di rumah menunggu," katanya.

Siti melanjutkan, suaminya pun tetap mengizinkan untuk bersepeda. "Dia tahu, istrinya ini tidak cengeng dan kuat. Saat saya jatuh, ia sempat menengok, ketika tahu saya baik-baik saja, ia bilang 'ooh' lalu lanjut lagi bersepeda ninggalin saya," kata Siti berkelakar.***

Bagikan: