Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 29.9 ° C

Soundrenaline 2019 akan Diramaikan Puluhan Musisi Lintas Genre dan Generasi

Windy Eka Pramudya
*/DOK. STUN INC.
*/DOK. STUN INC.

FESTIVAL musik Soundrenaline 2019 yang membawa semangat The Spirit of All Time dipastikan akan meriah dengan penampilan puluhan musisi dari berbagai genre dan lintas generasi. Mereka akan menyuguhkan rentetan karya dengan persiapan yang matang untuk tampil di Garuda Wisnu Kencana, Bali, 7-8 September 2019 mendatang.

Beberapa musisi yang akan hadir mengungkapkan kesan dan persiapan mereka menuju Soundrenaline 2019. Salah satunya adalah band asal Bandung, The SIGIT yang diwakili gitaris Farri Icksan. Farri mengatakan, tahun ini The SIGIT akan tampil dengan tema sweet. Hal ini berkaitan dengan tahun ke-17 penyelenggaraan Soundrenaline. Jadi, The SIGIT mengusung konsep sweet seventeen.

Kendati tampil sweet atau manis, bukan berarti, Farri dkk meninggalkan musik rock ala mereka. Di Soundrenaline 2019, The SIGIT akan membawakan beberapa lagu baru yang akan termuat di album baru nanti. "Buat kami ini sangat spesial, karena lagu-lagu ini baru pertama kali dibawakan dan belum direkam. Panggung Soundrenaline 2019 akan menjadi uji nyali buat kami," kata Farri.

Menurut Farri, bagi The SIGIT, crowd Soundrenaline sangat berkesan. Sejak pertama kali main di Soundrenaline beberapa tahun silam sampai tahun 2018 bentrok dengan penampilan Limp Bizkit, penonton untuk The SIGIT selalu apresiatif. "Pesan saya, have fun dan nikmatilah Soundrenaline. Soalnya, Soundrenaline adalah festival musik yang lengkap," ucap Farri.

Dari band Kelompok Penerbang Roket, drummer I Gusti Vikranta atau Viki menyebutkan, setiap tampil di Soundrenaline, bandnya selalu tampil beda. Di tahun ini, selain menyajikan repertoar dari album HAAI (2015), Teriakan Bocah (2015), dan Galaksi Palapa (2018), mereka akan memperdengarkan lagu terbaru. "Kami akan mengajak gitaris sekaligus produser andal untuk berkolaborasi. Akan tetapi, namanya masih rahasia. Tunggu saja," ujar Viki.

Vokalis band Jamrud, Krisyanto mengatakan, Jamrud terakhir main di Soundrenaline pada 2016 lalu. Kini, setelah tiga tahun, Jamrud senang bisa kembali hadir di salah satu festival musik terbesar tersebut.

Menurut Krisyanto, Soundrenaline merupakan pesta musik yang ditunggu setiap tahun. Bagi musisi, kata Krisyanto, bisa tampil di Soundrenaline memberi pengalaman seperti tampil di festival musik mancanegara.

"Sepertinya Jamrud sudah hampir 10 kali main di Soundrenaline. Tahun ini kami sangat antusias untuk tampil. Kami akan menyusun setlist agar tidak sama dengan Soundrenaline sebelumnya. Kami pengin juga membawakan lagu tapi daripada penonton bengong tidak hafal, jadi kami bawakan lagu yang sudah dikenal saja," ungkap Krisyanto.

Ia mengaku, dengan tampil di Soundrenaline, Jamrud bisa bertemu banyak band dari generasi setelah era 1990-an. Di tahun ini, Jamrud menjadi salah satu band senior yang tampil di Soundrenaline. "Kalau ketemu band-band baru itu kami juga banyak belajar. Musik mereka variatif. Hal ini menandakan terjadi perkembangan di industri musik Indonesia," kata Krisyanto.

Sementara itu, personel Feast, Baskara mengatakan, tahun ini untuk pertama kalinya Feast akan tampil di Soundrenaline dan di Bali. Mereka mengaku senang bisa turut memeriahkan Soundrenaline 2019.

"Bisa main di Soundrenaline adalah mimpi musisi Indonesia. Kami juga senang bisa satu festival dengan band idola kami seperti The SIGIT," ujar Baskara.***

Bagikan: