Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Umumnya cerah, 24.3 ° C

Koboy Kampus, Pelampiasan Nyeleneh Mahasiswa Seni

Tim Pikiran Rakyat
KOBOY Kampus/MNC PICTURES
KOBOY Kampus/MNC PICTURES

PIDI Baiq yang merupakan penulis novel Dilan 1990 dan  Dilan 1991mengabadikan masa-masa perkuliahannya dalam film Koboy Kampus. Berawal dari pemikiran Pidi Baiq akan negara di dalam negara, terbentuklah negara berdasarkan kekecewaan mahasiswa Seni Rupa Murni ITB terhadap pemerintah.

“Bukan lagi NKRI harga mati, melainkan NKRI harga naik,” begitu kiranya ungkapan kekecewaan yang dilontarkan. Kekecewaan itu mengantarkan para mahasiswa untuk benar-benar mewujudkan ‘negara’ baru.

Berlatar tahun 1997 di Kampus ITB, Kota Bandung, Koboy Kampus tak hanya berfokus kepada kehidupan seorang Pidi Baiq (Jason Ranti), tetapi juga tingkah laku teman-temannya yakni Deni (Bisma Kharisma), Dikdik (Miqdad Addausy), Erwin (David J Schaap), Rianto (Anfa Safitri), dan Ninuk (Ricky Harun).

Keenamnya merupakan mahasiswa tingkat akhir yang tak kunjung lulus. Mereka kerap dijuluki koboy kampus. Berbagai macam jawaban dilontarkan ketika mereka mendapat pertanyaan, “Untuk apa kuliah lama-lama?”

Masa kritis akibat kekacauan pada akhir era Orde Baru mau tak mau membuat mahasiswa turun ke jalanan untuk sekadar berorasi maupun beraksi langsung melengserkan Soeharto. Namun yang dilakukan Pidi Baiq dkk. terkesan sangat nyeleneh. Alih-alih ikut berdemonstrasi, mereka memilih mendirikan negara baru bernama Negara Kesatuan Republik The Panasdalam.

Negara Kesatuan Republik The Panasdalam merupakan ‘negara’ yang bertempat di ruang kumpul di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. ‘Negara’ itu dihuni 18 warga negara yang diketuai presiden bernama Deni dan seorang imam besar, yakni Pidi Baiq.

The Panasdalam merupakan akronim dari atheis, paganisme, nasrani, hindu-buddha, dan islam. ‘Negara’ itu dibentuk tahun 1995 di Kampus ITB. The Panasdalam itulah yang mewarnai kehidupan warganya hingga sebelum dibubarkan.

Sebagai mahasiswa yang kritis nan nyeleneh, Pidi Baiq dkk. cukup sering melontarkan kritik tajam dan  nyanyian satire terhadap pemerintah dengan corak komedi. Mereka lebih memilih bernyanyi daripada berorasi. Hal itu dilakukan karena berkaca kepada pengalaman salah satu temannya yang berorasi lalu terancam dikeluarkan dari kampus.

Dokumen personal

Cerita Koboy Kampus merupakan dokumen personal perjalanan kehidupan Pidi Baiq pada masa perkuliahan. Beberapa hal seperti band The Panasdalam merupakan nyata adanya. The Panasdalam, dalam kehidupan asli merupakan band khas anak seni yang hanya manggung di wilayah ITB. Namun seiring berjalannya waktu, band itu mulai merambah ke luar kampus, bahkan pernah muncul di TV.

Koboy Kampus berbalut lagu-lagu band The Panasdalam. Terdapat 16 lagu yang mengiringi setiap detail kisah film.

Bagi para penggemar setia Pidi Baiq, tentu tak sulit menemukan ciri khasnya dalam film ini. Guyonan dan gombalan khas Dilan masih tetap terasa meski tokoh dan cerita yang berbeda. Cerita Koboy Kampus ditulis sekaligus digarap Pidi Baiq bersama Tubagus Deddy. (JT-Raissa Yulianti)***

Bagikan: