Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Komunitas Shawol Bandung, 9 Tahun Perjalanan Penuh Cerita

Tim Pikiran Rakyat
GRUP cover dance Amoureux melakukan perekaman video cover dance lagu Twice “What is Love” di Balai Kota Bandung.*/DOK. PR
GRUP cover dance Amoureux melakukan perekaman video cover dance lagu Twice “What is Love” di Balai Kota Bandung.*/DOK. PR

PENCINTA musik k-pop di Bandung semakin berkembang dan aktif. Apalagi, semenjak k-pop kerap merajai puncak tangga lagu Billboard.

Para pencinta k-pop banyak menginisiasi pembentukan komunitas, mulai dari komunitas cover dance, cover lagu atau musik, hingga komunitas sesama fandom grup atau penyanyi. Bahkan untuk grup cover dance, di Bandung ada yang anggotanya terdiri atas ana-anak SD.

Mereka aktif terlebih lagi Bandung adalah kota yang ramah bagi segala macam komunitas dan menyediakan fasilitas tempat yang dapat dijadikan tempat berkumpul. Komunitas-komunitas itu sering mengadakan temu-kumpul di berbagai tempat di Bandung seperti di Braga Citywalk, Click Square, atau di Balai Kota.

Selain temu-kumpul, komunitas-komunitas itu sering mengadakan latihan cover dance hingga proses rekaman cover dance di Balai Kota.

Komunitas-komunitas itu berasal dari berbagai fandom dan rentang usia, mulai dari anak-anak SD hingga orang dewasa, bahkan beberapa di antaranya sudah berusia 30 tahun.

ANGGOTA Shawol Bandung sedang melakukan latihan cover dance di Balai Kota Bandung.*/DOK. PR

Sesuatu yang  paling terkenal saat ini di kalangan remaja adalah fandom Army, nama penggemar Boyband BTS dan ‘Once’ nama penggemar girlband Twice.

Akan tetapi, berkembangnya komunitas pencinta k-pop di Bandung sudah terjadi sejak lama mulai dari masa awal munculnya boyband angkatan awal seperti TVXQ, Super Junior, BigBang, Girls’ Generation, hingga SHInee. Salah satu komunitas pencinta k-pop yang terbilang sudah lama terbentuk di Bandung adalah fandom grup boyband SHInee, Shawol Bandung. Grup ini telah berdiri selama 9 tahun.

Diprakarsai Karin Wiyana Garini

Shawol Bandung dibentuk pada 2010, diprakarsai Karin Wiyana Garini. Kemudian dia membuka grup terbuka di Facebook pada Agustus 2010 hingga akhirnya dia bersama 4 temannya membentuk grup cover dance SHInee dengan nama “SHIny Girls” yang kala itu cukup dikenal oleh komunitas cover dance se-Kota Bandung.

SHAWOL Bandung/DOK. PR

Bahkan karena kecintaanya terhadap SHInee, Karin Wiyana beruntung menjadi salah satu pemenang “SHInee World Date” dari KBS (Korean Broadcasting System) pada 2012. Dalam acara itu, dia mendapat kesempatan bertemu dan “berkencan” dengan Jonghyun dan Key, personel SHInee lalu berkenalan dengan pemenang dari negara lain.

Shawol Bandung memiliki kegiatan-kegiatan rutin tahunan seperti region gathering, mini gathering, project ulang tahun SHInee, ulang tahun member SHInee, dan buka puasa bersama hingga penggalangan donasi. Bahkan, Shawol Bandung yang berafiliasi dengan Shawol Indonesia pernah menyumbangkan donasi ke UNICEF pada debut anniversary hari jadi ke-7 SHInee.

Meski SHInee saat ini hiatus karena 3 anggotanya menjalani masa wajib militer selama 2 tahun, Shawol Bandung masih tetap mengadakan kegiatan temu-kumpul. (Triani D)***

Bagikan: