Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Pertunjukan Wajah Rinduku, Bentuk Penghargaan untuk Didi Petet

Anwar Effendi
SEJUMLAH aktor yang sempat menimba ilmu kepada Didi Petet, menggelar pertunjukan teater Wajah Rinduku.*/ANWAR EFFENDI/PR
SEJUMLAH aktor yang sempat menimba ilmu kepada Didi Petet, menggelar pertunjukan teater Wajah Rinduku.*/ANWAR EFFENDI/PR

JAKARTA, (PR).- Banyak cara mengenang orang yang dianggap guru dalam berbagai bidang. Adalah para aktor panggung yang merasa menjadi murid aktor legenda Didi Petet mencoba mengenang sang guru dengan pertunjukan teater. 

Yayu Unru sebagai penggerak pertunjukan Wajah Rinduku dan Pertunjukan Angst, merasa beruntung bisa menjadi murid Didi Petet. Dia mengajak sejumlah rekannya, menggelar teater sebagai bentuk rasa terimakasih kepada sang maestro. 

"Secara rutin kami para murid almarhum Didi Petet ingin mengenang dengan pertunjukan teater yang diharapkan bisa menginspirasi generasi muda, agar selalu menghargai orang yang dianggap guru dalam bidangnya masing-masing," ujar Yayu Unru aktor panggung yang mengaku banyak menimba ilmu keaktoran dari almarhum Didi Petet.

Pertunjukan sendiri dimulai pada 26 Juni 2019. Aktor regu kerja kembali hadir Wajah Rinduku. Sementara pertunjukan Angst karya Yayu Unru bakal dihelat 27-29 Juni 2019 di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Sesungguhnya kita sama-sama keras. Satu keras kepala dan satunya lagi keras seperti batu! Kenyataanya, kita tidak dapat dipisahkan karena kita adalah satu bangsa. Bangsa yang berkepala batu!" Sebuah karya terbaru dari Yayu Unru dengan judul 'ANGST' yang akan dimainkan oleh Aktor Regu Kerja.***
 

Bagikan: